livejournalofasad.com: Explore Pulau
Showing posts with label Explore Pulau. Show all posts
Showing posts with label Explore Pulau. Show all posts

Friday, November 18, 2016

Wisata Pulau Abang Bersama Galang Bahari Wisata

November 18, 2016 65
Wisata Pulau Abang Bersama Galang Bahari Wisata
www.livejournalofasad.com -  @Pulau Ranoh  - Galang Bahari Wisata

Mendung pagi itu (13/11/2016) tak menyurutkan semangatku untuk bangun pagi-pagi sekali dan menyiapkan beberapa perlengkapan untuk berbasah-basah ria, yup hari ini di bela-belain bangun tidak seperti bisanya saat hari minggu seperti ini ya pastinya masih terlelap hingga mata lelah terpejam haha. Pukul 7.30 pagi ini aku bersama teman-teman telah berjanji untuk berkumpul di titik pertemuan top 100 tembesi dimana bus yang akan membawa kami menuju pelabuhan penyebrangan ke Pulau Abang menanti kedatangan kami. Yup hari ini saya dan teman-teman dari komunitas Blogger Kepri akan mengunjungi salah satu spot snorkling kebanggaan masyarakat Kota Batam pada khusunya, yup Pulau Abang dan pulau - pulau di sekitarnya sudah sangat terkanal akan keindahan kekayaan ekosistem bawah lautnya dan hari ini saya akan membuktikannya.


Tepat pukul 08.00 akhirnya bus pun bertolak dari titik pertemuan top 100 tembesi menuju pelabuhan penyeberangan di pulau galang baru Barelang. Langit tampak sudah sangat meredup pesonanya dan benar saja selang beberapa menit perjalanan akhirnya awan pun menumpahkan isinya yup hujan menemani perjalanan kami pagi itu. Kurang lebih 1 jam perjalanan yang kami tempuh akhirnya tibalah kami disebuah pelabuhan di pulau galang baru, pelabuhan ini dinamakan Pelabuhan Pari ujar teman-teman dari Galang Bahari Wisata yang sedari tadi telah menunggu kedatangan kami, lalu kami pun di tuntun menuju dermaga dan terdapat 2 buah kapal pancung yang telah siap membawa kami menuju keseberang pulau yaitu Pulau Nguan yang merupakan markas besar dari Galang Bahari Wisata yang kali ini akan membawa kami menikmati keindahan spot-spot snorkling yang ada disekitarnya. 


Dermaga Pelabuhan PT Pari di Galang - In Frame @zackamega & Friends

Hanya membutuhkan waktu 5 menit saja kamipun tiba di Pulau Nguan lalu kamipun disambut ramah oleh pemilik Galang Bahari Wisata, sebut saja Bang Zack Sparrow. Markas Galang Bahari Wisata ini adalah sebuah rumah singgah diatas air yang cukup luas dan nyaman, terdapat beberapa buah kamar peristirahatan dan kamar mandi yang cukup banyak.

Setelah berganti pakaian dan meninggalkan barang-barang yang tidak diperlukan dalam kegiatan snorkling kamipun berkumpul dan mendengarkan beberapa arahan dari para pemandu untuk kegiatan kami selanjutnya, yup setelah ini kami akan ber snorkling ria dan menikmati keindahan alam bawah laut ciptaan Tuhan yang begitu memukau ini. Para pemandu menjelaskan berbagai ekosistem yang terdapat di sekitar perairan ini dimana nantinya kami akan menyaksikan keindahan terumbu karang dan penghuni-penghuninya tentu saja ikan-ikan berwarna-warni dan sejenisnya. Pemandu juga mengingatkan dengan tegas untuk selalu menjaga kelestarian alam bawah laut dengan tidak merusak terumbu karang ataupun menangkap ikan yang ada.


Pemandu Menjelaskan Secara Detail Aneka Ragam Biota Laut Yang Ada Disekitarnya

In Action with Galang Bahari Wisata - In frame +Eka Handa +Agus Saputra Asad +Eka Dewi Puspita @zackamega
Setelah persiapan selesai kamipun kembali naik kapal pancung menuju sebuah pulau tidak berpenghuni yang mempunyai pasir putih begitu menawan yaitu Pulau Ranoh. Perjalanan kurang lebih 30 menit pun ditempuh dan akhirnya tibalah kami di Pulau Ranoh.

Mendarat di Pulau Ranoh -
Pulau Ranoh ini menawarkan pasir putih yang begitu indah dan dipulau ini juga kami akan berlatih mempraktekkan cara penggunaan alat-alat snorkling. Jadi bagi kita-kita yang belum pernah sama sekali snorkling pun tidak perlu kawatir karena  akan dipandu langsung oleh para pemandu profesional. Bahkan yang tidak bisa berenang sama sekali pun bisa untuk melakukan kegiatan snorkling ini jadi jangan kawatir loh, snorkling itu mengasyikkan hehe. Oh ya tidak lupa pula sebelum snorkling kita pemanasan ya biar otot-otot terasa ringan loh.

Para Pemandu Menjelaskan Cara Memakai Peralatan Snorkling

Sebelum Snorkling Pemanasan Dulu Ya -
Usai melakukan peregangan sekaligus mencoba langsung peralatan snorkling yang kami kenakan di bibir pantai pasir putih pulau ranoh, kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju titik snorkling perairan Pulau Dedap.


Menyusuri Hutan Bakau Menuju Pulau Dedap - 

Sesampainya di perairan pulau dedap langsung deh byurr. Terdapat beberapa biota laut yang dengan mudah kita jumpai disini dan salah satu yang paling populer yaitu si ikan badut atau clownfish yang lebih dikenal dengan nama nemo...


Model by @asadsaputra - 
Finding Nemo -

Nemo Nemo Nemo -
In Action - In Frame n Model by @hijabtraveller.com - Eka Handaa

Photo with Nemo - In Frame n Model by @zackamega.com - Zack

Tidak terasa keasyikan snorkling waktu pun terlupakan namun sayang pertut tidak bisa dilupakan hehe. Oke sepertinya harus istirahat siang dulu untuk menikmati makan siang yang sudah disiapkan secara khusus oleh Galang Bahari tentu saja dengan menu seafood diracik dan dimasak oleh warga sekitar. 

Menikmati Makan Siang di Pulau Dedap -
Setelah menikmati santap siang dan beristirahat sejenak menikmati semilir angin sepoi-sepoi di Pulau Dedap kamipun berangkat menuju spot snorkling berikutnya. Masih di perairan Pulau Dedap juga. Namun sayang spot snorkling yang kedua ini kami kurang beruntung dikarenakan hujan yang turun tadi pagi sehingga membuat air tampak keruh kehijau-hijauan sehingga ikan-ikan nemo beserta temam-temannya yang berwarna-warna itu tampak kabur dipandangan kami, tidak berlama-lama disini selanjutnya kami pun di bawa ke spot snorkling berikutnya yaitu perairan yang berada di depan Pulau Abang. Dan mengobati dari spot snorkling yang kedua disini sudah terbayarkan semua, terang saja jangankan menyelam kedalam air dari atas kapal pancung yang kami tumpangi saja terumbu karang dan ikan-ikan nemo tampak berkeliaran dengan riangnya. Saya pun yang sebelumnya sudah sedikit kehabisan energi tampak langsung bersemangat 45 kembali dan langsung saja byurrrrrr...percikan air kemana-mana hehe.

Spot Snorkling Perairan Pulau Abang - 

Tidak terasa waktu pun terus berlalu dan perlahan matahari pun beranjak turun menandakan malam akan segera tiba itu artinya kamipun harus menyudahi petualangan hari ini. Sadar para pemandu sudah menginstruksikan kami untuk kembali ke atas kapal akupun segera bergegas menghampiri kembali kapal pompong yang aku tumpangi dan tentu tidak lupa say goodbye dong sama nemo-nemo yang indah disini hehe. Abang pergi untuk kembali ya dek nemo. Karena dari lubuk hatiku ingin rasanya kembali lagi menikmati segala keindahan dan kekayaan alam bawah laut disini, semoga diberi waktu dan kesempatan lagi, Amin.

Setelah semua naik ke atas kapal kamipun melanjutkan perjalanan menuju Pulau Nguan, namun sebelum kembali ke Pulau Nguan ternyata masih ada satu agenda lagi dari Galang Bahari untuk kami yaitu menikmati segarnya air kelapa muda di Pulau Ranoh, yup dalam perjalanan kami kembali dan berhenti sejenak di Pulau Ranoh menikmati segarnya air kelapa muda sambil bercengkerama bersama teman-teman ditemani langit sore yang tampak begitu menawan ditiup semiir angin sepoi-sepoi.

Tidak berapa lama kemudian kami kembali ke rumah singgah yang merupakan markas Galang Bahari di Pulau Nguan untuk membersihkan badan serta berganti pakaian. Sunset yang indah kemudian mengiringi kami menuju kembali ke pelabuhan PT Pari di Pulau Galang yang mana bus yang akan membawa kami kembali ke titik pertemuan pertama di top 100 telah menanti.

Senja pun datang menjelang -
Dan, petualangan yang sungguh menyenangkan hari ini pun telah berlalu.

Blogger Kepri in Action with Galang Bahari Wisata
Terima kasih teman-teman semua kalian luar biasa dan biasa di luar ya hehe.

Terima kasih juga yang sebesar-besarnya buat Galang Bahari Wisata yang telah menemani kami seharian ini menikmati keindahan alam Pulau Abang dan sekitarnya.

Oh ya bagi kalian yang ingin merasakan wisata snorkling yang seru ini bisa menghubungi langsung  ya ...

Galang Bahari Wisata Call/WA/SMS
Zaka : 085264634106
Sani  : 081219544538

IG  : @pulauabangtrip



Monday, October 31, 2016

Buku Jelajah Kepri - Catatan Para Blogger

October 31, 2016 13
Buku Jelajah Kepri - Catatan Para Blogger

Buku "Jelajah Kepri - Catatan Para Blogger" adalah sebuah buku kompilasi yang berisikan 32 cerita dari 32 orang Travel Blogger yang tergabung dalam komunitas Blogger Kepri. Buku ini berdasarkan pengalaman langsung dari mereka-mereka ini dan Alhamdulillah Ya Allah, salah satu dari mereka-mereka itu adalah saya eaaa #kibasjambul hehe. Bangga. . . Sangat bangga dan rasa senang yang tak tertahankan dong walaupun tulisan saya masih acak acakan akan tetepi diberi kesempatan bisa mengisi salah satu tulisan ke dalam buku ini. Semoga tulisan saya dan tulisan teman-teman lainnya bisa bermanfaat dan berguna bagi teman-teman lainnya yang membacanya. Buku ini sangat unik tentunya karena berisikan pengalaman-pengalaman dan tempat-tempat wisata yang berbeda-beda yang tersebar diberbagai sudut wilayah Provinsi Kepri dengan penuturan dan gaya bahasa yang berbeda-beda pula tentunya.

Oh ya berikut sinopsis dari buku ini : 

Buku Jelajah Kepri merupakan karya Para Blogger yang berdomisili di Provinsi Kepri. Mengulas tentang ragam tempat wisata yang ada di provinsi bergelar Bunda Tanah Melayu ini. Sebuah provinsi maritim yang terdiri atas 7 wilayah kabupaten/kota: Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Ragam tempat wisata dibahas detail disini. Mulai dari wisata pantai, gunung, sejarah, hingga melihat langsung adat dan kebiasaan masyarakat di suatu pulau. Letaknya yang berjiran dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadi nilai tambah bagi potensi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Kepri berada di peringkat ketiga sebagai provinsi dengan kunjungan wisman terbanyak setelah Jakarta dan Bali. Tidak hanya mengulas wisata mainstream seperti Jembatan Barelang dan Pulau Penyengat, bahkan pulau-pulau yang mungkin masih awam di telinga atau pantai-pantai tersembunyi bisa ditemukan di buku ini. Selamat bertualang!

Buku ini juga kita persembahkan buat sahabat kita sang blogger femes sang pria bersahaja dan baik hati pemilik blog www.jalankemanagitu.com Almarhum Iqbal Rois Kaimudin yang lebih dulu menghadap sang pencipta, ayah dari seorang putri kecil cantik bernama Adeeva. Dan tentu dong salah satu tulisan doi ada di dalam buku ini. 


Bagi yang ingin mendapatkan buku ini bisa memesanya di website Leutikaprio

www.leutikaprio.com






Tuesday, October 18, 2016

Trekking di Bukit Kandap Galang Baru, Barelang

October 18, 2016 12
Trekking di Bukit Kandap Galang Baru, Barelang
Puncak Bukit Kandap - Galang Baru, Batam
Minggu pagi (16/10) menjadi hari yang saya nanti-nantikan, karena saya dan beberapa orang sahabat berencana ingin melakukan trekking di daerah Bukit Kandap di Galang Baru Barelang. Bukit Kandap ini konon kabarnya merupakan salah satu puncak bukit tertinggi di Batam, yap masih sekelas bukit kalo di Batam ini alias tidak ada gunung hehe,  ya maklum saja Batam hanyalah sebuah pulau yang menurut catatan dan sumber wikipedia mempunyai luas lebih kurang hanya 1575 kilometer persegi, namun jangan salah penduduknya mencapai 1,2 juta jiwa loh, fantastik dong.

Oke singkat cerita tibalah hari H, kami ber 4 sudah janjian dititik pertemuan di top 100 tembesi, titik terdekat menuju simpang barelang. Dengan memakan waktu berkendara 40 menitan tibalah kami di daerah galang baru setelah melewati jembatan 6 dari seluruh rangkaian jembatan barelang.  Bukit Kandap ini sendiri terletak disisi kanan jalan,  tidak sulit untuk menemukannya karena setelah tiba didaerah sana akan sangat jelas terlihat bukit yang menjulang tinggi ini dan disisi kiri jalan akan dapat kita lihat terdapat dua buah tower yang berdiri kokoh,  yap mungkin tower telekomunikasi karena terlihat dilayar handphone saya masi terdapat sinyal full.


Titik Masuk Pendakian Berpatokan Dengan Tower
Selang beberapa menit kami berkendara mondar mandir sambil mencari tempat parkir yang dirasa aman sembari melihat lihat jalan masuk yang pas menuju puncak bukit,  yap mungkin karena masi sedikit orang yang telah melakukan pendakian keatas sehingga belum nampak jelas jalur pendakian yang umum digunakan. Setalah mencari beberapa saat akhirnya kami memutuskan untuk memarkirkan kendaraan kami didekat sebuah rumah penduduk ditepi sebelah kiri jalan dan lalu meminta ijin menitipkan kendaraan kepada penghuni rumah sembari mengatakan bahwa kami akan naik keatas bukit sana.

Tempat Menitipkan Kendaraan, Berada diseberang Bukit Kandap

Penampakan Bukit Kandap dari Bawah Jalur Pendakian

Melewati Jalan Setapak Jalur Pendakian
Sebelum melakukan pendakian kami berdoa bersama memohon kepada sang pencipta agar dimudahkan dalam perjalanan kami keatas. Beberapa menit pertama kami melalui jalan setapak yang datar dengan cuaca yang bersahabat tampak mentari sembunyi dibalik awan awan manja diatas sana eaaa. Namun tak berapa lama kemudian tibalah titik harus merangkak naik mendaki yap dengan semangat 45 kamipun berhasil mendaki hingga titik peristirahatan pertama yang oleh sahabat saya zack dinamakan sebagai pos 1 eaaa...kamipun beristirahat sejenak sambil menelan beberapa teguk air mineral yang telah kami siapkan sebelumnya. Tak lupa tentu berphoto ria sambil menikmati pemandangan pantai kandap yang tampak melengkung indah dibawah sana. 


Si Zack lagi bercengkerama, eh menyemangati Eka Dewi, nah kalo yan didepan nya itu selambe aje senyum senyum

Pos 1 - Pose, Action, Narsis, Eaaaa
Setelah merasa energi kembali lagi kamipun melanjutkan perjalanan menuju puncak,  nah disini akhirnya kami menghadapi sedikit rintangan dikarenakan tak tampak dengan jelas jalan menuju puncak hanya terbentang luas semak belukar dan banyak pohon pohon sudah tampak rapuh dan bekas terbakar.


Perjuangan Menuju Puncak


Tetap Semngat dan Selalu Tersenyum Dong
Akhirnya dengan meraba raba mencari jalan menuju puncak yang dipimpin oleh sahabat saya zack kamipun akhirnya tiba dipuncak bukit ini, rasa senang dan puas pun bercampur aduk dan sesuatu yang sangat luar biasa juga perjuangan buat dua orang sahabat saya lainnya mereka mereka ini wanita wanita perkasa dan mandiri.

View Pantai Kandap dari Puncak Bukit
Setibanya dipuncak kamipun menikmati bekal roti lapis yang telah kami siapkan sebelumnya sambil meneguk air mineral sebagai pengganti keringat yang sepertinya tampak bercucuran dari tadi, yap cuaca tampak panas siang itu sang surya mulai menampakkan keperkasaannya. Kami beristirahat mencari rerimbunan pohon sambil bercengkerama satu sama lain, kamipun larut dalam kebahagiaan yang sepertinya akan terkenang selalu.
Puncak - Pose, Action, Narsis Lagiii...Eaaaa

Yuk Turun...
 Setalah merasa cukup puas kamipun memutuskan untuk turun...

Anggota Perjalanan Kali Ini : Agus Saputra / Asad ~www.livejournalofasad.com
                                                      Zack Mega ~ www.zackamega.com
                                                      Eka Handayani ~ www.hijabtraveller.com
                                                      Eka Dewi Puspita ~ www.journaleka.com

Location : Bukit Kandap, Galang Baru - Batam

Friday, March 11, 2016

Menikmati Jembatan Barelang Batam

March 11, 2016 12
Menikmati Jembatan Barelang Batam
Di atas Perahu - Di bawah Jembatan Barelang - Batam
Jembatan Barelang adalah sebuah jembatan yang menjadi icon Kota Batam. Seperti hal nya Jakarta yang terkenal dengan monas nya, maka begitu pula dengan Kota Batam terkenal akan Jembatan ini. Rasanya jika kita berkunjung ke kota Batam tak lengkap jika belum mengunjungi jembatan ini. Ada banyak cara menikmati jembatan yang di bangun kurang lebih membutuhkan waktu 6 (enam) tahun serta membutuhkan begitu banyak insyisur ini. Selain cara yang biasa yaitu dengan berdiri atau sekedar duduk-duduk santai dipinggiran jembatan sambil menikmati angin semilir yang berhembus ada cara lain yang lebih asyik dan unik yaitu berkeliling menggunakan boat pancung atau perahu seperti yang saya lakukan ini bersama teman-teman.

No Caption
Perairan Sekitar Jembatan 1 Barelang saat Sunset - Batam
Maka nikmat tuhan manakan yang kamu dustakan, senja saat itu menampilkan matahari yang begitu indah yang tampak malu -malu dan perlahan-lahan tenggelam meninggalkan kami.

Siluet Sunset - Jembatan Barelang - Photo By : www.sarahjalan.blogspot.com

Venue : Jembatan 1 / Nama Lain :  Jembatan Tengku Fisabilillah Barelang - Batam
How to get there : Kalian bisa menyewa boat atau perahu pompong dari pelabuhan yang terletak di                                   Jembatan 2. Disana terdapat pelabuhan rakyat yang biasa melayani rute ke pulau                                   pulau terdekat. Atau kalian bisa langsung calling salah satu pemilik perahu boat                                   disana yaitu Pak Daud di No. Hp : 0821-69685757

Model : Agus Saputra Asad | www.livejournalofasad.com
              Joko Warsito | IG - @jokowarsito
              Eka Handayani | www.hijabtraveller.com
              Rina Sandra | www.jalanrina.com
              Sarah Eyie | www.sarahjalan.blogspot.com
              Eka Dewi Puspita | www.eka14puspita.blogspot.co.id
              Muklis Pane | IG - @muklispane
              Lia | ...


Wednesday, February 24, 2016

Festival Pulau Penyengat - Kental Akan Budaya Melayu

February 24, 2016 31
Festival Pulau Penyengat - Kental Akan Budaya Melayu
Festival Pulau Penyengat, Photo By : Dispar Tanjung Pinang

Sabtu dan minggu lalu saya dan teman-teman dari Batam ikut meramaikan sebuah Festival yang diadakan di kota Tanjung Pinang, tepatnya di Pulau Penyengat yaitu Festival Pulau Penyengat. Festival yang rencananya akan menjadi agenda tahunan ini tentunya sangat sayang kalau dilewatkan, karena keberadaan pulau penyengat ini yang merupakan pulau sangat bersejarah bagi masyarakat melayu pada khususnya.

Pulau Penyengat merupakan pusat kerajaan melayu Riau - Lingga, di Pulau ini sendiri terdapat makam Raja Ali Haji yang termasyur dengan karya Gurindam Dua Belas nya dan juga merupakan penulis kitab pengetahuan bahasa yang selanjutnya dijadikan dasar bahasa indonesia.

Menurut cerita (sumber wikipedia indonesia) pulau ini awalnya dikenal oleh para pelaut sejak berabad-abad yang lalu kerena menjadi tempat persinggahan untuk mengambil air tawar yang cukup banyak tersedia di pulau ini. Dari cerita rakyat setempat nama pulau ini berasal dari nama hewan sebangsa serangga yang mempunyai sengat, alkisah ada para pelaut yang melanggar pantang larang ketika mengambil air bersih disini, maka mereka diserang oleh ratusan serangga berbisa, binatang ini yang kemudian disebut Penyengat dan akhirnya pulau ini dinamakan Pulau Penyengat. Sementara orang-orang Belanda saat itu menyebut pulau ini sebagai Pulau Mars, namun tidak ada catatan resmi juga tentang hal ini.

Untuk mencapai pulau penyengat sendiri tidaklah sulit, seperti hal nya kami dari Batam, karena begitu antusias ny kami walaupun pada saat itu Batam di landa hujan yang sangat deras namun tidak menyurutkan niat kami yang telah jauh jauh hari ingin menghadiri festival ini. Cukup dengan membayar tiket kapal fery Rp. 56.000,- saja untuk sekali jalan menuju kota Tanjung Pinang yang merupakan gerbang masuk menuju pulau penyengat. Setibanya di Tanjung Pinang yang dapat ditempuh hanya satu jam saja kita kemudian melanjutkan perjalanan menuju pulau penyengat yang berada tidak jauh dari pelabuhan Tanjung Pinang. Dengan membayar tiket kapal pompong sebesar Rp. 7.000,- dengan waktu tempuh hanya 10 menit saja tibalah kita di Pulau Penyengat, pulau yang sangat melegenda ditanah melayu ini.

Pompong Yang Berhias, sekaligus mengikuti perlombaan pompong hias
Setibanya di pelabuhan Pulau Penyengat kita langsung disambut dengan spaduk ukuran besar Festival Pulau Penyengat. 

Spanduk Festival Pulau Penyengat di Pelabuhan Pulau Penyengat
Setelah memasuki gerbang Pulau Penyengat lalu kita akan menemui spanduk berukuran cukup besar yang memuat informasi berbagai kegiatan acara yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari berturut-turut ini. Berbagai acara khas budaya melayu ditampilkan disini, sebut saja perlombaan kuliner melayu, pembacaan Gurindam 12 yang termasyur, perlombaan dan permainan tradisional seperti Perlombaan Gasing, Sampan Layar, Jong, Ngambat Itik, Pukul Bantal, Lomba Gasing terdapat disini. Selain perlombaan juga ada pentas seni yang dilaksanakan pada malam harinya.

Sesuai dengan temanya #PenyengatMenyapaDunia, acara ini sendiri turut diikuti dan dihadiri oleh perwakilan beberapa negara sahabat, sebut saja Malaysia, Singapore, dan Brunei. Mereka tidak hanya sekedar datang menghadiri namun juga mengirimkan putra putri terbaik mereka untuk turut serta dalam berbagai macam perlombaan tersebut.

Rundown Acara Festival Pulau Penyengat
Mesjid Bersejarah Pulau Penyengat
Pengunjung Membludak di Pulau Penyengat
Tampak antusiasme masyarakat sekitar maupun masyarakat dari luar kota Tanjung Pinang berbondong bondong datang ke perhelatan akbar ini.


Papan Petunjuk di Pulau Penyengat
Terdapat beberapa papan petunjuk yang terletak di tiap sudut dan persimpangan jalan sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk menelusuri tiap sudut pulau ini.

Seorang Pengunjung Tampak Asyik Membaca Sejarah Pulau Penyengat
Sejarah pulau penyengat juga dapat kita baca disini, terdapat sebuah papan besar berisi tulisan tangan tentang sejarah pulau ini.

Menyicipi Hasil Lomba Kuliner 
Berbagai Pernak Pernik Buatan Tangan Di Jual Oleh Pengrajin
Ajang ini juga berdampak pada masyarakat sekitarnya terutama pada pengrajin karya seni, karena mereka berkesempatan memamerkan dan menjual hasil karya seni olahan tangan mereka disini.

Suasana Lomba Kuliner
Kue Kasida - Salah satu makanan tradisional khas melayu
Lomba Perahu Layar - Photo By www.dananwahyu.com
Lomba Perahu layar diikuti oleh peserta yang datang tidak hanya dari daerah pulau penyengat dan sekitarnya, namun juga dihadiri oleh perwakilan dari masyarakat pesisir dari provinsi lainnya, bahkan ada juga perwakilan dari negara sahabat yaitu malaysia.

Lomba Ngambat Itik - Photo By www.dananwahyu.com

Lomba Ngambat Itik adalah salah satu perlombaan yang unik menurut saya, beberapa itik akan di lepas di perairan, lalu peserta lomba akan berlomba lomba mengambatnya atau menangkapnya, yang pasti unik dan lucu karena pastinya itiknya akan lari tunggang langgang tidak mau ditangkap, karena berada di dalam air peserta yang handal berenang tentunya berpeluang lebih besar untuk menang.


Lomba Pukul Bantal - Photo By www.dananwahyu.com
Nah kalo perlombaan satu ini, yaitu Lomba Pukul Bantal biasanya sering diadakan saaat perayaan Hari Kemerdekaan. Dua orang akan duduk diatas sebuah batang kayu diatas air lalu mereka akan saling beradu dengan menggunakan bantal guling, siapa yang bertahan tentu sebagai pemenangnya.



Lomba Gasing, Photo By www.dananwahyu.com
Permainan gasing merupakan permainan tradisional masyarakat melayu sejak zaman dahulu.

Tampak Layangan Raksasa Berlatar Layangan Warna Warni Berjejer di Loma Layang - Layang
Nah lomba yang satu ini juga menarik banyak perhatian warga dan para photografer untuk mengabadikan moment layangan yang meliuk liuk diudara tertiup angin. Loma Layang - Layang tidak hanya diikuti oleh masyarakat sekitar saja, namun juga diikuti oleh perwakilan dari provinsi provinsi lainnya.


Bernarsis Ria - Location : Temukan Sendiri Di Pulau Penyengat
Nah kalo yang satu ini ibarat musim semi di Pulau Penyengat, untuk lokasinya temukan sendiri ya guys di Pulau Penyengat.


Agenda Festival Pulau Penyengat ini sendiri direncakan akan menjadi agenda tahunan Kementerian Pariwisata bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjung Pinang. Dengan menjadi agenda tahunan tentunya dapat membantu melestarikan budaya melayu yang terasa begitu kental di pulau penyengat ini, disamping itu tentu dapat membangkitkan wawasan wisata dan kecintaan akan budaya kita.