livejournalofasad.com

Breaking

Friday, February 15, 2019

Ini Dia Harga X Max dan Beberapa Fitur Yang Ditawarkan

February 15, 2019 1
Ini Dia Harga X Max dan Beberapa Fitur Yang Ditawarkan
X Max Yamaha Motor

Di tengah kota yang padat akan penduduknya dan merupakan salah satu kota tersibuk, maka tidak salah jika masyarakat Jakarta berpergian dengan menggunakan motor. Pastinya di kota besar seperti Jakarta ini, kemacetan menjadi hal yang sangat lumrah terjadinya pada beberapa tempat di kota tersebut. Tidak heran jika masyarakat Indonesia saat ini lebih memilih motor sebagai kendaraan pribadi yang bisa digunakan untuk menembus kemacetan serta pastinya jadi lebih tepat waktu sampai tujuan. Sekarang ini, salah satu jenis motor yang sedang naik daun dan diminati oleh masyarakat Indonesia adalah Xmax. Motor yang satu ini sangat diminati karena harga X Max yang terbilang cukup terjangkau jika kita bandingkan dengan fitur yang ditawarkannya yang dapat membuat pengendaranya merasa nyaman setiap hari. Berikut inilah beberapa fiturnya:

  1. Windshield
Fitur pertama yang dianggap sangat memberikan kenyamanan pada setiap pengendaranya adalah windshield. Sesuai dengan namanya, fitur ini mampu menghalangi angin yang datang dari depan dan yang biasanya langsung menerpa tubuh sang pengendara. Pastinya hal ini membuat para pengendaranya tidak mudah masuk angin serta tidak kedinginan ketika malam hari mengendarai motor ini. Meski terlihat sepele, namun fitur yang satu ini berhasil memberikan kenyamanan yang maksimal pada setiap pengendaranya.

  1. Lampu LED
Kita tidak perlu khawatir jika harus berkendara di malam hari karena motor ini sudah dibekali dengan lampu LED yang sangat terang di malam hari. Baik bagian depan mau pun belakang, keduanya menggunakan jenis lampu tersebut, serta dilengkapi juga dengan Daytime Running Light atau DRL yang mampu menampilkan kesan yang mewah namun tetap bernuansa sporty. Pastinya penampilan motor ini tidak akan mengecewakan Anda meski harga X Max sangatlah terjangkau, terutama jika kita membelinya di Moladin, platform jual motor yang memberikan harga serta pelayanan terbaik loh.

  1. Electric Power Socket
Jika kalian lebih sering menghabiskan waktu sehari-hari dengan mengendarai motor serta mengandalkan ponsel pintar alias smart phone, maka dengan kehadiran fitur Electric Power Socket ini pastinya sangat membantu. Pasalnya, kita pun bisa mengisi baterai ponsel selama berkendara dengan motor tersebut sehingga ponsel dapat digunakan setiap saat, seru banget nih. Sangat membuat nyaman para pengendaranya dengan fitur yang sangat kekinian serta sangat dibutuhkan oleh setiap pengendara motor.

  1. Bagasi Luas
Kelebihan terakhir yang ditawarkan oleh motor ini dengan harga X Max yang sangat terjangkau di Moladin adalah kita dapat mengisi banyak barang pada bagasinya dengan sangat nyaman. Bagasi dari Xmax ini mampu menampung 2 helm jenis full face berukuran XL loh, sangat memungkinkan untuk menaruh barang dalam jumlah yang banyak sehingga kita pun tidak perlu kesulitan lagi menggantung barang di motor karena bagasinya yang begitu multifungsi dan membuat penggunanya merasa lebih nyaman.

So bagaimana kalian, pastinya sudah sangar ngiler lah kan ya untuk segera memiliki motor yang satu ini hehe.

More Fun at www.livejournalofasad.com



Tuesday, January 29, 2019

4th Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2019 Sukses dan Banjir Pujian

January 29, 2019 5
4th Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2019 Sukses dan Banjir Pujian
Diatas Kapal Rona Dalam Menyaksikan Pagelaran 4th Nongsa Regatta 2019
Tahun ini memasuki tahun ke-4 Nongsa Point Marina & Resort menjadi tuan rumah penyelenggaraan Nongsa Regatta. Bertajuk 4th Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2019 pagelaran event internasional inipun selesai digelar. Saya bersama teman-teman blogger berkesempatan kembali melihat secara langsung perlombaan berbagai jenis Yacht dan Kapal Layar dihari terakhir pagelaran ini. Event ini sendiri berlangsung selama 3 (tiga) hari pada 25 hingga 27 Januari 2019.  Pukul 11.00 siang saya bersama teman-teman telah berkumpul di Nongsa Point Marina & Resort dan siap untuk menyaksikan secara langsung perlombaan yang digelar hari ini. Sebuah kapal yacht legendaris berusia 124 tahun bernama ‘Rona’ telah siap untuk memberangkatkan kami menuju ke tengah lautan dimana perlombaan tengah berlangsung. Sang Rona walaupun usianya telah seabad lebih Rona Rona kekuatan kapal ini masih tampak ABG alias Anak Baru Gede loh wow, sekilas deskripsi ku terhadap kapal ini ya. Sesaat setelah kami meninggalkan dermaga nongsa point langsung disambut dengan terpaan angina utara atau moonsoon yang cukup kuat, namun tidak menyurutkan semangat kami tentunya, apalagi walaupun terpaan angin cukup kuat namun cuaca siang itu tampak cerah dan bersahabat.

Yeah sukses untuk event 4th Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2019 guys, dan berikut hasil pemenang dalam perlombaan ini:

OPTIMIST BOYS :
Champions : Rahmad Zhairy – Club (Kepri)
1st Runner Up : Muhd Iman Bin Saiful Anwar – Club (Selangor)
2nd Runner Up : Josua Warobai – Club (Papua)

OPTIMIST GIRLS :
Champions : Aina Zulaikha Bt Azizul Rahman – Club (Selangor)
1st Runner Up : Emma Ledis Julia Yawan – Club (Papua)
2nd Runner Up : Sintya Bella Putri – Club ( Kepri)

INA CLOSE :
Champions : Rahmad Zhairy – Club (Kepri)
1st Runner Up : Josua Warobai – Club (Papua)
2nd Runner Up : Fitri Gunawan – Club (Kepri)


LASER 4,7 BOYS
Champions : Ramadhan Tito -  Club (Kepri)
1st Runner Up : Ariel Maulana – Club ( Kepri)
2nd Runner Up : Aldo Rizki Zulkarnain – Club (Papua)

LASER 4,7 GIRLS
Champions : Dilla Adilya Safitri – Club (Kepri)
1st Runner Up : Aurora Angel Gayatri Waromi -  Club (Papua)
2nd Runner Up : Siti Zulaikha Bt Mohd Asri – Club ( Kepri)

INA CLOSE
Champions : Ramadhan Tito – Club (Kepri)
1st Runner Up : Dilla Adilya Safitri – Club (Kepri)
2nd Runner Up : Ariel Maulana – Club (Kepri)

RADIO CONTROL 
Champions  - Bart Ouwerling - Netherlands
1st Runner Up -  Mark Biggest - UK
2nd Runner Up - Willem Edelenbos - Netherlands


Selesai digelar, semua tampak puas dengan kesuksesan event tahunan ini. Bukan hanya penyelenggara saja, tetapi pengunjung dan peserta pun tampak gembira dengan adanya kegiatan ini. Salah satunya pemenang asal Selangor Malaysia yang bermain di kelas Optimis Class F, Aina Zulaikha binti Azizul Rahman. Dia mengatakan, melalui Nongsa Regatta 2019 ia bisa menikmati salah satu sisi terindah Pulau Batam. Sebab, event ini mengajak para peserta untuk menyusuri alur perairan Nongsa. “Nongsa sangat mendukung untuk kegiatan ini. Ombaknya bagus, begitu pun dengan kondisi infrastuktur di lokasi, Pelabuhannya sudah sangat cocok untuk kapal-kapal kami bersandar,” ujarnya.


4th Nongsa Regatta 2019

4th Nongsa Regatta 2019
Aina mengaku terpesona dengan keunikan pantai Nongsa. Dari sini, seluruh peserta bahkan bisa melihat Negara Singapura dengan jelas. Saat malam tiba, pantai ini terlihat indah sekali. Banyak pula penginapan dan hotel bertaraf internasional yang bisa disewa untuk bermalam. “Sangat asik untuk kembali lagi bersama keluarga,”kata Aina. Hal senada diungkapkan Kurt Metzger dari Waka Terre Club. Ekspatriat di Singapura asal Amerika Serikat menjadi salah satu orang yang ketagihan pada Nongsa Regatta. Tahun lalu, ia sudah ambil bagian dan menyelesaikan tujuh balapan. Menurutnya, angin di pantai Nongsa selalu konsisten. Faktor alam sangat mendukung kegiatan tersebut.  ”Sehebat apa pun keterampilan yang kita miliki, tetap menjadi sia-sia jika tidak didukung dengan kondisi alam yang memadai. Tahun ini saya kembali meramaikan Nongsa Regatta karena saya tahu ombak dan angin di sini sangat bagus. Nongsa is the best!” pujinya.

Diakui Metzger, ada kesan tersendiri saat mengikuti Nongsa Regatta. Meski melelahkan, ia selalu berusaha tampil dengan aksi-aksi seru yang menantang. Kali ini cuaca cukup bersahabat. “Saya berterimakasih atas terselengaranya Nongsa Regatta 2019. Terima kasih juga kepada pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pariwisata yang juga sudah mendukung kegiatan ini. Kami akan kembali lagi sepanjang event ini terus digelar. Mungkin nantinya tidak jadi peserta, tetapi bisa sekedar berlibur menikmati keindahan Nongsa,” ungkapnya. Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar mengatakan, dari tahun ke tahun gelaran Nongsa Regatta berjalan semakin baik. Tak heran jika jumlah peserta pun terus bertambah. Tahun ini, sekitar 78 wisman turut berpartisipasi plus dengan keluarganya diprediksi menembus angka 234 Wisman.


4th Nongsa Regatta 2019
“Event ini sangat baik karena terus meningkat dengan skala internasional.  Dengan mengacu World Sailing Racing Rules of Sailing 2017-2020, Nongsa Regatta 2019 telah menerapkan regulasi internasional baru. Mencakup OMR, Texel Rules, dan One Design kapal sesuai kelas masing-masing. Itu artinya bobot acaranya diakui dunia. Ini sangat mengangkat Kepri,” jelasnya. Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati yang hadir di acara penutupan mengatakan, Nongsa Regatta terus bergerak ke arah yang lebih baik. Dari segi peserta, event ini sudah menunjukkan peningkatan dengan mnculnya peserta domestik. Yaitu atlet nasional dari Papua dan tuan rumah.

“Kami optimis slot lokal bisa dimaksimalkan pada musim race 2020 nanti. Kita akan bidik atlet layar SEA Games dan Asian Games, serta pemula nasional. Yang jelas, kami menyambut gembira kehadiran peserta lokal, event ini menjadi salah satu atraksi yang bisa mendatangkan Wisman Crossborder di Batam atau Kepri secara keseluruhan. Karena Nongsa Regatta berpotensi mendatangkan Wisman,”kata Dessy, didampingi Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang.Dessy menambahkan, Nongsa Regatta 2019 diramaikan oleh 4 negara yaitu Singapura, Inggris, Amerika Serikat dan New Zealand. “Kita patut mengapresiasi peserta Nongsa Regatta 2019. Mereka luar biasa. Mereka bahkan datang bersama keluarga. Dengan kata lain, event ini sekaligus jadi pintu masuk wisatawan mancanegara ke Croasborder Kepri. Karena semua kita tahu Kemenpar tahun 2019 ini mentargetkan kunjungan 20 juta Wisman dan Kepri salah satu pintu masuk Wisman ke tanah air kita tercinta ini,”kata Dessy.

Sebagai tuan rumah hingga keempat kalinya nih Nongsa Point Marina & Resort sendiri adalah sebuah penginapan yang didekorasi dengan sentuhan Mediterania dan dibangun di sekitar teluk alami di pesisir Nongsa, Batam. Hotel dan Resort ini memiliki berbagai fasilitas untuk liburan akhir pekan maupun liburan panjang loh. Ada lapangan golf, spa, dan berbagai jenis olahraga air yang sangat menggiurkan loh.

More Fun at |www.livejournalofasad.com

Friday, December 14, 2018

Tergoda Keindahan Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Jakarta

December 14, 2018 21
Tergoda Keindahan Pulau Tidung Kepulauan Seribu, Jakarta
Pulau Tidung - Kepulauan Seribu
Libur telah tiba hore, hore, hore hatiku gembira. Ayooo siapa yang baca sambil nyanyi hihi. Sebagian besar sudah akrab lah ya dengan lirik lagu si artis cilik Tasya, sekarang udah dewasa kan ya hehe. Bulan Desember itu pastilah buat semua orang sebagai bulan penuh makna karna artinya kita sudah di penghujung tahun dan salah satu yang membuat hati riang gembira pastinya karena liburan akhir tahun semakin dekat nih, termasuk buatku. Paling tidak liburan akhir tahun ini menjadi andalanku sebagai reward atau menghadiahi diri sendiri karena telah bekerja setahun ini. Jadi setelah ubek-ubek informasi melalui internet dan sosial media koq aku jadi ingin liburan ke Pulau Tidung ya, hayok pada tau apa engga nih Pulau Tidung itu dimana ? Asli keren banget loh ini pulau.

Jadi Pulau Tidung ini sebenarnya adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakart. Pulau tidung ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Penggunaan wilayah di pulau ini sendiri berkembang ke arah wisata bahari karena pulau ini memiliki keindahan laut dan bawah laut yang teramat sangat menggoda untuk dinikmati, seperti menyelam serta penelitian terhadap terumbu karang.

Pulau Tidung yang terdiri dari Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dihubungkan oleh jembatan panjang yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk setempat ini terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat, dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Muara Angke dengan kapal penumpang. Namun saat ini kita bisa memilih transportasi alternatif KM Express Bahari, yang disediakan PT. Pelni, yang bisa mempercepat perjalanan menjadi 1 jam saja. Sebagai salah satu tujuan favorit wisata, pulau tidung ini dapat ditemui perkampungan penduduk dan beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan, selanjutnya jalan setapak yang panjang ini akan melewati fasilitas umum, seperti kantor polisi, sekolah setingkat SMU untuk para pelajar dari pulau sekeliling, kumpulan warung dan menuju ke jembatan cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil tanpa penduduk.

Di awal jembatan penghubung ini, akan ditemui jembatan yang cukup tinggi untuk melalui suatu cekungan laut yang agak dalam, dimana banyak anak kecil penduduk setempat memperagakan loncat indah dari jembatan sebagai sarana bermain mereka, cukup menghibur para wisatawan dan amat mengundang keinginan untuk bisa bergabung dengan mereka melakukan loncat indah di pantai biru tanpa ombak. Di penghujung jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove, masih tampil indah ditelusuri dengan bersepeda, melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya. Lokasinya yang tidak begitu njauh, lalu banyak juga travel yang menawarkan Paket Pulau Tidung yang harganya juga cukup terjangkau dan beberapa tempat  andalan disini yang membuat kita wajib mengunjungi pulau ini.

Jembatan Cinta

Jembatan Cinta
Nah jadi jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil ini merupakan ikon yang tidak boleh kita lewatkan dalam paket wisata ke pulau ini. Jembatan yang memiliki panjang hingga 800 meter ini memiliki sisi lengkung di bagian tengah yang menyerupai terowongan, sehingga perahu dan kapal dapat melintas di bawahnya loh. Konon, jembatan ini juga merupakan saksi kisah asmara. Umumnya, hubungan pasangan yang berkunjung ke Jembatan Cinta akan semakin langgeng. Sementara bagi yang belum memiliki pasangan, berkunjung ke jembatan tersebut akan membuat seseorang segera bertemu jodohnya. Ha ha ah bakalan rugi nih kalau berlama-lama menunda main kesini yak an. Ya terlepas dari kebenaran mitos tersebut, Jembatan Cinta pokoknya akan menjadi bagian yang berkesan dalam liburan kita disini pastinya.

Pulau Tidung Kecil

Pulau Tidun Kecil
Setelah menyeberangi Jembatan Cinta, kita akan tiba di sebuah pulau bernama Tidung Kecil. Di pulau tak berpenghuni ini, kita bisa melihat berbagai jenis tanaman bakau yang dikembangbiakkan sebagai penyeimbang ekosistem di kawasan darat dan laut Pulau Tidung. Yang pasti bukan sekedar liburan dengan pemandangan indah saat kita kesini, tentunya ilmu dan pendidikan otomatis kita dapatkan juga loh, cocok banget nih liburan bareng keluarga yak an (bagi yang sudah berkeluarga ya hehe).


Pantai Saung Perawan

Pantai Saung Perawan
Lalu ada Pantai Saung Perawan. Pantai yang terletak di ujung barat Pulau Tidung ini memiliki pemandangan yang begitu indah memukau. Pantai ini dapat kita tempuh dengan bersepeda santai selama 20 menit, atau berjalan kaki selama 40 menit. Posisinya yang cukup strategis juga memungkinkan kita untuk menyaksikan matahari terbenam alias sunset, wuih keren banget nih pastinya.


Taman Laut

Taman Laut
Satu lagi paket wisata favorit para wisatawan di Pulau Tidung yaitu taman laut yang menawan. Banyaknya terumbu karang yang masih terjaga kelestariannya serta beragam ikan cantik yang mengelilinginya menjadikan wisata bahari ini semakin banyak didatangi wisatawan dari berbagai belahan dunia, wow.

Yakin nih kalian engga pengen ikutan main ke Pulau Tidung ?

|More Fun at www.livejournalofasad.com 


Tuesday, December 11, 2018

Ada Desa Perancis di Sun World Ba Na Hills Danang Vietnam

December 11, 2018 20
Ada Desa Perancis di Sun World  Ba Na Hills Danang Vietnam
Ba Na Hills - Danang, Vietnam
Sebenarnya belum puas untuk berkeliling di kota Ho Chi Minh, namun apa daya perjalanan berikutnya telah menanti. Saya bersama teman saya akan berpindah menuju Da Nang, salah satu kota di Negara Vietnam. Da Nang sendiri berada di antara Hanoi dan Ho Chi Minh City jika kita melihat peta Negara Vietnam secara keseluruhan. Kota ini adalah kota pelabuhan dan pusat ekonomi terbesar ke 4 di Vietnam. Bahkan Da Nang belakangan ini telah menunjukkan taringnya ke dunia luar, terbukti dengan nyaring terdengar di telinga para traveller dunia karena keindahan Desa Prancisnya yang dibangun di atas pegunungan setinggi 1487 mdpl bernama Sun World Ba Na Hill. 

Sedikit cerita, jadi pada saat Vietnam masih dalam masa kolonial, Ba Na Hills adalah sebuah desa yang dihuni oleh orang-orang Prancis. Mereka merindukan udara yang dingin, tentu saja karena berada jauh dari kampung halamannya, sehingga membangun pemukiman di atas gunung. Namun sayang desa tersebut rusak saat Perang Dunia Ke - II. Hanya satu bangunan saja yang masih bertahan hingga saat ini, yaitu gudang penyimpanan anggur kuno Debay. Pada zaman sekarang, oleh pemerintah Vietnam desa tersebut dibangun kembali yang bertujuan untuk dijadikan tempat wisata. Pihak pengelola membangun desa ala Prancis kuno ini lengkap dengan gereja, tiang lampu, mobil antik, hotel dan tempat hiburan lainnya.

Sun World Ba Na Hills - Danang
Tangan Dewa Jembatan Emas - Ba Na Hills 
Kami sampai di kota Da nang dari Ho Chi Minh City sekitar pukul 7 malam waktu setempat. Seperti biasa, karena kami baru pertama kali ke kota ini dan waktu sampainya sudah malam, kami memutuskan mencari penginapan dengan fasilitas antar jemput ke bandara karena biaya hidup di negara ini juga cukup terjangkau dan bahkan nilai mata uangnya dibawah nilai mata uang kita sehingga kami tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Tak banyak yang bisa kami lakukan di Kota Da Nang pada malam itu. Hanya berkeliling di sekitaran hotel tempat kami menginap untuk mencari makan malam.

Pagi di kota Da Nang, kami bersiap diri dan dengan semangat menyiapkan peralatan dokumentasi yang kami miliki. Hari ini kami akan mengunjungi Sun World Ba Na Hills Da Nang. Kami sangat bersemangat sekali pagi itu. Maklumlah, sebelum sampai ke Prancis setidaknya sudah merasakan kampung buatannya di Vietnam. Pukul 8.45 pagi bus yang akan membawa kami ke kawasan Ba Na Hills telah tiba di depan hotel. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam akhirnya kami tiba di Gerbang Sun World Ba Na Hills yang pagi itu terlihat sangat ramai dipenuhi pengunjung. Selanjutnya untuk  mencapai desa perancis Ba Na Hill yang terletak di atas pegunungan ini, kita harus menaiki Cable Car, yang mana ini  adalah Cable Car atau kereta gantung terpanjang di Dunia yang memiliki panjang perjalanan hingga 5 KM.

Ba Na Hills - Danang
Tempat ini Keren banget fikir ku dalam hati. Pegunungan disini bisa disulap menjadi tempat rekreasi yang kompleks dan indah. Tak henti kami berkeliling dan menikmati pemandangan sambil berfoto mengabadikan momen di setiap sudut bangunan yang tampak begitu indah.

Ba Na Hills

Ba Na Hills 

Ba Na Hills
Semuanya menarik untuk difoto menurut saya. Selain desa Perancis ternyata di Sun World Ba Na Hills Da Nang ini juga terdapat kebun bunga yang indah, restoran, hotel, juga Fantasy Park. Jembatan kaca gantung juga terdapat di Sun World Ba Na Hill ini. Luar biasa indahnya. Sun World Ba Na Hills Da Nang in benar-benar indah. Udara di atas pegunungannya ini sangat dingin. Apalagi pada saat sore hari. jadi saran saya buat kalian yang tidak kuat dengan udara pegunungan, bawalah jaket tebal sebagai pelindung. Namun meskipun udara yang saya anggap dingin di Sun World Ba Na Hills Da Nang ini. Tetap saja banyak wisatawan yang saya jumpai hanya menggunakan celana pendek dan kaos seadanya saja wah wah wah. Apa tidak masuk angin atau terserang flu itu nanti fikir ku dalam hati. Oh ya ngomong-ngomong tentang kesehatan dan jaminan keamanan ketika melakukan perjalanan atau liburan gini kalau kalian lebih suka pilih asuransi perjalanan atau Travel Insurance yang mana sih?. Hehe kalau aku sih daripada bingung mending langsung cek langsung di Futuready, soalnya ini adalah Supermarket Asuransi Online yang berlisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jadi aku yakin dan percaya sih. Dan bahkan mereka berani menjamin 4 manfaat yang bikin saya tergiur sih, yaitu Mudah, mudah penjelasannya, mudah perbandingannya dan mudah klaimnya nih yang terpenting pastinya hehe. Lalu Praktis, prosesnya instan, dimanapun kita berada dan kapan pun kita mau bisa. Sesuai, nah maksudnya tersedia berbagai pilihan produk asuransi, pokoknya bebas pilih asuransi dan harga sesuai dengan kebutuhan kita sih. Yang terakhir Aman dan Terpercaya, soalnya terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wah wah wah, keren kan.
Restoran di Ba Na Hills Danang
Okelah sekian dulu ya cerita perjalanan kali ini dan ditunggu ya kisah perjalanan selanjutnya, see you.

Wednesday, December 05, 2018

Alun Alun Kota Batu, Labirin dan Air Terjun Coban Rondo Malang

December 05, 2018 39
Alun Alun Kota Batu, Labirin dan Air Terjun Coban Rondo Malang
Labirin Coban Rondo - Malang
Siang itu Kota Malang terasa sangat gerah padahal sinar matahari tidak terlalu tampak menyengat tubuh ini, apa ini karna sekujur tubuh belum menyentuh air hari ini alias belum mandi. Ya aku bersama teman-temanku baru saja selesai menikmati keindahan sang Bromo yang hingga saat inipun masih terbayang-bayang keindahan ciptaan sang pencipta yang begitu sempurna itu. Kisah perjalanan Bromo bisa kalian baca disini ya.

Sebuah mobil keluarga telah siap sedia untuk kami kendarai. Yups, aku bersama teman-temanku menyewa mobil untuk perjalanan selanjutnya dimana kami akan berkeliling menikmati beberapa tempat wisata di Malang dan Kota Batu yang terletak berdampingan saja. Sore hari menjelang ketika kami tiba di Kota Batu. Kami akan bermalam di kota ini, pemilik Homestay Samawa telah menelpon kami sedari tadi menanyakan keberadaan kami, namun kami sedikit kebingungan untuk menemukan alamat Homestay yang telah kami pesan beberapa waktu lalu ini. Akhirnya dengan sedikit perjuangan kami berhasil menemukannya dan lokasi Homestay ini sangat dekat dengan alun-alun kota Batu, wah beruntung sekali kami pastinya. Udara dingin menusuk-nusuk sesaat ketika kami menginjakkan kaki keluar rumah tempat kami menginap ini, waktu menunjukkan sekitar pukul 7 malam namun perut tampaknya sudah tidak bisa diajak berkompromi lagi, lapar maksimal genkz hehe, efek cuaca juga sih, koq dingin banget disini ya ? ujarku dalam hati. Tapi ya kota Batu sedari dulu memang terkenal akan udara dinginnya yang menusuk-nusuk. Karena lokasi kami menginap itu tepat di alun-alun kota ini maka untuk mencari makan malam kami cukup berjalan kaki sedikit saja berkeliling. Banyak warung makan bertebaran disekitar kawasan ini. Untuk harga makanan disini memang relatif sedikit lebih mahal, hal itu dikeluhkan oleh teman seperjalanan yang kami kenal sewaktu didalam bus dari terminal Bungurasih menuju Malang tempo hari. Hidup di Batu emang enak, adem, banyak hiburan, wisatanya bagus, tapi makanannya sedikit lebih mahal ujarnya.


Alun - Alun Kota Batu yang Instagramable

Sarapan Pagi - Alun Alun Kota Batu
Pagi hari kami telah bangun dengan malas-malasan. Udara dingin membuat betah berlama-lama dibalik selimut, tidak perlu penyejuk ruangan dan memang tidak ada alat itu dikamar kami hehe. Sebelum explore ke tempat wisata yang telah kami rencanakan sebelumnya, kami menyempatkan diri untuk sarapan pagi dan menikmati udara segar di Alun Alun Kota Batu. Kota yang terletak 90 km sebelah barat daya Surabaya atau 15 km sebelah barat laut Malang ini ternyata memiliki suhu yang dinginnya sekitar 17-25 derajat Celcius, dikarenakan dikelilingi oleh pegunungan, pantas saja buat diriku ini sangat dingin karena di kota asalku di Batam memiliki suhu sekitar 27 hingga 31 derajat celcius loh. Kota Batu dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Malang, yang kemudian ditetapkan menjadi kota administratif pada 6 Maret 1993. Pada tanggal 17 Oktober 2001, Kota Batu ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang, wow.


Alun - Alun Kota Batu

Selanjutnya setelah puas menikmati pagi berkeliling alun-alun Kota Batu, kamipun menuju kawasan Taman Labirin Coban Rondo, jarak tempuhnya sekitar 30 menit jika berkendara dari Alun Alun Kota Batu. Dalam perjalanan menuju kawasan wisata, kita bisa menikmati pemandangan alam berupa perbukitan dan pemandangan Kota Batu dari ketinggian.


Memberi Makan Rusa - Taman Rusa
Sebelum main dan masuk ke Taman Labirin Coban Rondo, kami sempat masuk ke kebun dan memberi makan Rusa. Tampak ramai pengunjung di depan pintu masuk kebun memegang segelas labu air, membuat kami bertanya-tanya awalnya buat apa sih, setelah bertanya ke petugas ternyata labu air ini adalah makanan rusa, dan pengunjung berkesempatan memberi makan hewan ini secara langsung wow, seru ini sepertinya, dan kamipun tidak mau ketinggalan, dengan membeli masing-masing segelas labu air seharga 5 ribu rupiah kamipun langsung masuk menuju kebun dan tiba-tiba dengan sigapnya beberapa ekor rusa langsung menghampiri kami, awalnya kami tampak terkejut dan takut haha. Lalu untuk tiket masuk labirin dikenakan biaya 10 ribu rupiah. Labirin ini cukup luas dan membingungkan loh hehe.

Labirin
Setelah puas berpusing ria di Labirin, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Coban Rondo yang letaknya tidak jauh dari Taman labirin. Akses wisata yang mudah menyebabkan Coban Rondo dikunjungi oleh banyak orang. Dari tempat parkir kita hanya perlu berjalan santai dengan suasana hutan yang asri dan pastinya udara segar menghampiri. Namun kita harus waspada dan berhati-hati saat membawa bungkusan makanan karena banyak monyet liar namun cukup jinak berkeliaran disekitar. Disini juga terdapat banyak tempat makan dan penjualan oleh-oleh.


Coban Rondo

Coban Rondo ini memiliki ketinggian hingga 84 Meter dan berada di ketinggian 1.135 meter dari permukaan laut.  Airnya berasal dari sumber di Cemoro Dudo, lereng Gunung Kawi. Menurut legenda, dahulu katanya ada sepasang pengantin baru yang baru melangsungkan pernikahan. Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi, dan Raden Baron Kusuma yang berasal dari Gunung Anjasmoro. Suatu hari Dewi Anjarwati pengen ketemu sama kedua mertuanya di Gunung Anjasmoro. Orang tua Dewi Anjarwati tidak memberi ijin kedua mempelai untuk pergi karena usia pernikahan mereka baru 36 hari (selapan), dan menurut kepercayaan masyarakat sekitar, pasangan pengantin yang belum melalui masa selapan tidaklah diperbolehkan untuk bepergian jauh, karena sesuatu yang buruk akan menimpa, namun pengantin tersebut tidak mengindahkannya. Di tengah perjalanan, datanglah seorang pria yang mengaku sebagai Joko Lelono. Dan diapun jatuh cinta dengan Dewi Anjarwati dan berniat untuk merebut istri dari  Raden Baron tersebut. Terjadilah perkelahian yang berlangsung sengit, pada akhirnya Raden Baron Kusumo meminta para pengikutnya untuk lari menyelamatkan Dewi Anjarwati menuju kesebuah tempat dekat Coban (air terjun). Akhirnya rombongan ini pun menunggu Raden Baron Kusumo di coban tersebut. Tapi si  Raden Baron Kusumo tidak pernah datang. Pesan dari Cerita Rakyat Coban Rondo ini tentu janganlah kita menganggap remeh nasihat dan pesan dari orang tua kita.


Suasana Hijau Sekitaran Air Terjun Coban Rondo - Model Duo Eka (Eka Handaa & Eka Dewi P)
Setalah puas berkeliling dan menikmati Coban Rondo kami membeli beberapa jenis oleh-oleh disini, mulai dari gantungan kunci hingga beberapa bungkus keripik buah khas Batu dan Malang ini.

Malang dan Batu sungguh kota yang sangat menggoda dan tepat untuk liburan, untuk saja sebelumnya aku mendapatkan tiket pesawat murah menuju kota ini dan aku pasti akan kembali lagi suatu hari nanti. Omong-omong soal pesawat murah kalau aku sih tidak terlepas dari si pegipegi.com.

Pegipegi.com

Aku memilih pegipegi karena banyak banget promonya disini, aku selalu beli menggunakan aplikasinya di HP karena praktis dan mudah tentunya. Cara pesan pesawat di pegipegi ini sangat mudah sih menurut aku, engga ribet. Tinggal pilh rute penerbangan, bisa sekali jalan atau langsung mau pulang-pergi. Langsung muncul tuh berbagai alternative pilihan maskapai. Untuk pembayarannya juga mudah dan tersedia berbagai jenis pilihan, mulai dari Kartu Kredit, Kartu Debit, Transfer Bank, dan bahkan bisa lewat beberapa minimarket yang telah bekerjasama.

Baiklah sekian dulu kisah perjalananku kali ini dan nantikan kelanjutan perjalananku di tulisan berikutnya ya gaess...
See You 
More Fun at |www.livejournalofasad.com



Tuesday, December 04, 2018

Celebrate Your New Year at Bintan Lagoon Resort

December 04, 2018 3
Celebrate Your New Year at Bintan Lagoon Resort
Bintan Lagoon Resort - Bintan Island

Yeah, What's your plan for enjoy this new year ? Don't miss it guys. It’s a retro blast as Bintan Lagoon Resort (BLR) rings in 2019 with a 3D2N New Year Package. BLR revs up for the New Year with a choice of scrumptious treats, all day activities, entertainment and dancing to the foot stomping sounds of the 70s with one of Singapore’s top emcees, a DJ and a live band. But that’s not all, there will also be a New Year’s Eve raffle with incredible prizes!

Renowned for his inimitable wit and strong vocals, party emcee/host Alfred George Pillay is all geared up to get everyone into the groove with a repertoire of funk, soul and popular hits from the 70s and the early 80s. With chart topping hits by Elvis, Kool & the Gang, Earth Wind & Fire and more, guests will be in for a smashing time dancing. Don shimmering party wear a la Saturday Night Fever and get into the groove at the iridescent Blu Bar in the lobby. Then do the countdown with Alfred at the stroke of midnight and watch the Bintan sky set ablaze with a riot of fireworks to welcome 2019. The party then continues on at the Resort’s Silk Nightclub until the wee hours of the morning.

The package includes special festive menus at Nelayan, the resort’s signature restaurant by the beach, Miyako Japanese Restaurant, Haskell’s at the Club House and Fiesta, the buffet restaurant.

From IDR 8,085,000 (S$770*) per room
Travel period: 30 December 2018 – 2 January 2019
·         3D2N stay in a Deluxe Sea Facing Room
·         Welcome drink upon arrival
·         Breakfast buffet at Fiesta
·         Two-way ferry service from Singapore to Bintan
·         OR Two-way land transfer from domestic airport to resort
·         1 x Festive set dinner at Nelayan OR Miyako OR buffet dinner at Fiesta
·         1 x Festive set lunch at Haskell's OR buffet lunch at Fiesta
·         Complimentary activities including Billiards, Snooker, Basketball, Beach Soccer, Futsal, Table Tennis, Mahjong, Darts, Powerhouse Gym, and Board Games
·         Complimentary all-day festive activities for kids
·         New Year Party
·         Free entry at SILK Nightclub & KTV (Wed-Sat)

Extra adult at IDR 4,042,500 (S$385*) with buffet breakfast (triple share).


Sprawled over 300 hectares of beachfront gardens in the tropical paradise of Bintan, Bintan Lagoon Resort is the premier lifestyle destination for leisure, golf and corporate meetings & incentives with its own ferry terminal. A 75-minute direct ferry ride from Singapore, Bintan Lagoon Resort boasts 450 contemporary rooms, suites and villas complemented by an impressive range of 14 wining & dining options, nine function rooms and a dedicated MICE (meetings, incentives, conventions and exhibitions) Centre. For leisure, there are two world-renowned 18-hole golf courses designed by Jack Nicklaus and Ian Baker-Finch comprising the Bintan Lagoon Golf Club and a slew of over 50 sea sports and land activities including a day spa.


Bintan Lagoon Resort 

Bintan Lagoon Resort

Bintan Lagoon Resort


Tel: (62) 770 691 388/ (65) 62233223
Fax: (62) 770 691 300

More Fun at |www.livejournalofasad.com

Featured Post

Ini Dia Harga X Max dan Beberapa Fitur Yang Ditawarkan