![]() |
| Taman Nasional Baluran - Jawa Timur |
Cuaca pagi itu tampak mendung dan langit tampak gelap, namun tidak menyurutkan niat kami untuk mengexplore salah satu taman nasional terindah di Indonesia ini. Adalah Taman Nasional Baluran, dimana Taman Nasional ini mempunyai daya tarik sangat unik karena memiliki panorama alam bernuansa Afrika. Aku bersama teman-temanku sebelumnya telah menyewa sebuah mobil disini (banyuwangi.red) beserta supirnya, karena kami baru pertama kali kesini. Kami mambayar sebesar 400 rb rupiah untuk waktu sewa selama 24 jam. Siapa sangka ya ternyata Taman Nasional Baluran ini terhampar dikawasan seluas 25.000 hektar dan terletak diwilayah Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo dan Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Sebelum memasuki kawasan atau pintu gerbang Taman Nasional ini kami
menyempatkan diri mampir disebuah warung soto yang terletak tidak jauh dari
Taman Nasional ini. Soto hangat dan segelas teh manis panas membuat suasana
pagi itu segar dan membuat kami bersemangat dan siap mengexplore taman nasional
ini. Harga tiket masuk hanya 15rb per orang. Harga yang masih cukup terjangkau
tentunya. Setelah memasuki kawasan taman nasional ini kami harus menempuh
perjalanan kurang lebih 12 KM untuk mencapai tujuan pertama kami yaitu Savana
Bekol. Cukup jauh juga ya. Dan jalanan yang kami lalui juga kurang bersahabat karena masih berupa jalan tanah
sehingga memakan waktu sekitar satu jam lebih. Namun kami menikmati pemandangan
sepanjang perjalanan karena pepohonan hijau dan asri terbentang disepanjang
kiri-kanan jalan.
![]() |
| Taman Nasional Baluran - Abaikan Gaya Kami |
Taman Nasional Baluran mempunyai beberapa jenis
hutan, satwa, dan tumbuhan. Ekosistem hutannya terdiri dari tipe vegetasi
savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah,
hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40% diantaranya
merupakan vegetasi savana. Tumbuhan di Taman Nasional Baluran ini ada 444 jenis
yang masuk dalam 100 famili. Keseluruhan tumbuhan yang ada termasuk kedalam 24
jenis tumbuhan langka, 265 tumbuhan herbal, dan 37 jenis mangrove yang tumbuh
secara alami. Selain tumbuhan, terdapat 26 jenis mamalia juga disini,
diantaranya banteng, kerbau, kijang, rusa, macan tutul, dan kucing bakau.
Selain itu taman nasional ini juga merupakan rumah dari sebanyak 155 jenis
burung, wow.
Setibanya di Savana Bekol kami berhenti dan tentu
saja berkeliling disekitar ingin menikmati suasana yang terasa benar-benar luas
dan lapang seperti lagi di Afrika, namun sayang savananya tampak sepi tanpa
terlihat ada tanda-tanda hewan berkeliaran pagi itu. Sebelum berkeliling jalan
kaki di savana ini sang supir sekaligus pemandu kami tentunya, telah
mengingatkan kami untuk berhati-hati dan selalu waspada karena savana ini juga
merupakan tempat tinggal para ular, serem juga ya hehe. So, perhatikan langkah
kalian guys, jangan sampai liburan bikin kita jadi kenapa-kenapa karena kurang
hati-hati. Di Savana Bekol ini juga kita akan menemukan sebuah pondok kecil tempat dipajangnya beberapa tengkorak Kepala Banteng, Rusa dan Kerbau yang telah kering. Yang mana spot ini juga merupakan salah satu ikon dari Taman Nasional ini.Setelah cukup puas berkeliling kamipun melanjutkan perjalanan
kembali.
![]() |
| Taman Nasional Baluran - Pose Cekrek Cekrek |
![]() |
| Tengkorak Kepala Banteng, Rusa dan Kerbau |
Kami melanjutkan perjalanan kembali untuk mengitari
taman luas yang menjadi tempat hidup ratusan binatang, dalam perjalanan kami
melihat ayam hutan, rusa, kerbau, gajah, burung hutan, dan banteng. Setelah
melewati Savana Bekol, kami melanjutkan perjalana menuju Pantai Bama yang tidak
jauh dari savana ini, hanya berjarak lebih kurang 3 KM saja. Wah siapa sangka ya
di dalam kawasan taman nasional ini juga terdapat pantai hehe. Karena cuaca
mendung hingga siang hari akhirnya kami hanya menikmati pantai saja tanpa
mencoba untuk menyeburkan diri kedalamnya. Garis pantai bama itu cukup panjang
dan memiliki pasir putih yang cukup lembut. Tujuan kami selanjutnya yaitu
Menara Pantau. Dari atas menara ini kita bisa melihat pemandangan
Taman Nasional Baluran 360 derajat, Savana Bekol terlihat begitu luas dan kita
juga bisa melihat Gunung Baluran dari atas menara ini. Untuk menaiki menara
pantau, kita harus berjalan menaiki bukit kecil yang sudah tertata seperti
tangga.
![]() |
| Menara - Model | Eka Handaa |
| Aplikasi pegipegi.com |
Setelah puas menikmati permandangan dan
hari mulai panas, kamipun memutuskan untuk menyudahi kunjungan di Taman
Nasional Baluran ini. Yang pasti sangat puas dan kalian juga harus cobain
mendatangi taman nasional ini. Karena akses menuju Taman Nasional Baluran ini
tidaklah sulit, yang paling gampang ya harus ke Banyuwangi dulu. Salah satu
cara menuju banyuwangi yang hemat dan santai yaitu dengan menaiki kereta, dan
omong-omong soal naik kerata aku paling suka pesennya dari aplikasi atau websitenya si pegipegi.com
karena sering ada promo, kadang ada potongan harga 10 hingga 20 % kan lumayan
hemat tuh hehe dari pada beli langsung di konter kan. Untuk pembayarannya juga
mudah nih pegipegi, bisa dengan Kartu Kredit, Transfer Bank, Internet Banking,
Mobile Banking, Pembayaran di Swalayan dan bahkan ada pilihan cicilan loh,
waduh asiknya. Tapi aku paling suka milih yang metode Mobile Banking karena
sangat praktis cukup bermodalkan Handphone dan jaringan internet saja.
Okelah cukup sekian cerita tentang Taman
Nasional Baluran ya, eits tapi bukan berarti selesai menjelajahi banyuwangi ya,
tunggu cerita selanjutnya guys.











