livejournalofasad.com: Motivasi Diri
Showing posts with label Motivasi Diri. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Diri. Show all posts

Saturday, April 15, 2017

Berpetualang Ke Negeri Para Hobbit, South Island New Zealand

April 15, 2017 35
Berpetualang Ke Negeri Para Hobbit, South Island New Zealand
www.livejournalofasad.com - Mount Cook NZ
Jika mendengar kata New Zealand apa yang terbersit di fikiran kalian, apakah terbayangkan sekumpulan sapi, domba dan biri-biri di padang ilalang atau gunung-gunung tingginya ? ataukah bahkan Midle Earth alias Dunia Tengah dalam fiksi sang J.R.R Tolkien dalam Serial Lord Of The Ring dan Hobbit nya, yang mana karena serial inilah salah satunya yang membawa saya bertekad menginjakkan kaki dinegeri ini. Sekilas tentang New Zealand, ini adalah sebuah Negara Kepulauan yang terletak di Barat Daya Samudera Pasifik, wow dekat dengan Antartika alias Kutub Selatan dong. Sebuah dunia yang diberikan anugerah keindahan alam yang begitu memukau dari Sang Pencipta. 

Perjalanan panjang menuju New Zealand pun dimulai. Saya dan 3 orang teman telah memegang tiket PP dari Kuala Lumpur menuju Auckland, kota terbesar di New Zealand, tentu dengan harga yang menggiurkan karena promo dari sang raja LCCT Air Asia. Saya sendiri bermukim dari kecil hingga saat ini di kota Batam (bangga dong) hehe, jadi dikarenakan Batam dan Malaysia itu hanya berjarak 2 jam perjalanan menggunakan kapal ferry jadi saya dan 2 orang teman lainnya yang bermukim di Batam juga memilih untuk menumpang kapal ferry menuju Malaysia, kami membeli tiket kapal ferry seharga Rp. 175.000 one way dengan tambahan tax sebesar Rp. 65.000. Kami memilih kapal yang berangkat pukul 13.15 WIB menuju Stulang Laut yang berada di Johor Bahru, Malaysia. Kurang lebih 2 jam perjalanan akhirnya kami tiba di pelabuhan Stulang Laut di Johor. Sedangkan 1 orang teman lainnya akan bertemu dengan kami di malaysia karena dia bermukim di Tanjung Balai Karimun. Nah dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur itu berjarak sekitar 350Km, ada dua pilihan untuk memcapai Kuala Lumpur, dimana merupakan Ibukota Negara Malaysia ini sekaligus titik penerbangan kami menuju New Zealand. Pilihan pertama yaitu melalui jalur darat yang membutuhkan waktu kurang lebih 4-5 jam dengan harga tiket bus kisaran 35 RM atau melalui pesawat dengan waktu hanya 1 jam saja dimana jika lagi promo bahkan bisa lebih murah dari harga tiket bus. Nah kebetulan kami mendapatkan promo air asia seharga 200rb saja dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur walaupun tidak semurah naik bus namun dengan pertimbangan hemat waktu tentunya kami memilih penerbangan saja.

Pukul 17.40 waktu malaysia pesawat lepas landas menuju Kuala Lumpur dan tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) pukul 18.30 hanya sekitar 50 menit saja, awalnya rencana pengen bersantai di KLCC, namun jadwal bus yang agak lama akhirnya memutuskan makan malam di KLIA saja dan dilanjut nongki alias numpang wifi dan charger HP di Starbuck Cafe hingga pukul 22.00. Pukul 23.55 ontime akhirnya pesawat AA yang kami tumpangi berangkat menuju Gold Coast di Australia, untuk melakukan transit lebih kurang 1 jam sebelum melanjutkan perjalanan ke Auckland, New Zealand dengan asumsi waktu tempuh 7 jam an.

‌Pukul 9.45 pagi waktu Australia Gold Coast Kami tiba di Bandara International Gold Cost di Australia (perbedaan waktu antara Malaysia dan Gold Coast yaitu 2 Jam lebih cepat di Gold Coast). Selanjutnya kami diarahkan petugas ke pintu keluar pesawat menuju ruang tunggu transit dengan membawa serta semua barang bawaan berupa Cabin Baggage kami. Diluar dugaan ternyata barang-barang bawaan kami ternyata harus masuk diperiksa kembali oleh Customs Australia yang sepertinya begitu ketat memeriksa setiap barang bawaan penumpang, huft sungguh merepotkan padahal hanya untuk transit saja kurang lebih 1 jam akhirnya sudah habis sendiri selama 30 menit untuk mengantri di pemeriksaan. Tapi ya lumayanlah bisa berphoto ria sebentar di bandara gold coast Australia ini walaupun cuma di tempat transit, paling tidak sudah pernah menginjakkan kaki di Australia, #Maksa


Tim Expedisi Mount Cook - South Island NZ

Akhirnya perjalananpun di lanjutkan, dengan menggunakan pesawat yang sama ditambah beberapa penumpang yang baru saja naik dari Goal Coast. Pukul 16.00 waktu setempat kami tiba, melewati imigrasi tanpa ada kendala namun sedikit tertahan saat melewati pemeriksaan Customs karena negara ini sangat ketat sekali terhadap pengunjung yang membawa makanan berupa daging dan biji-bijian.

Perjalanan belum usai selanjutnya kami menuju terminal keberangkatan domestik, karena dari Auckland kami akan melanjutkan perjalanan ke Chrischurch di South Island. Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 18.50 waktu setempat namun baru diberangkatkan pukul 20.00 dan tiba di Chrischurch pukul 21.30 shuttle bus yang telah kami pesan by online ternyata sudah menunggu kami sedari tadi, dengan badan menggigil diterpa angin malam yang sangat menusuk kami langsung bergegas menaikku shuttle bus yang lebih seperti mini bus, terang saja kami menggigil kedinginan ternyata suhu saat ini mencapai 10 derajad celcius berikut terpaan angin kutub selatan nya, brrrrr. Yup New Zealand adalah negara yang terdekat dengan kutub selatan ini menyebabkan di negara ini akan berbanding terbalik musimnya dengan negara-negara belahan bumi utara seperti Eropa, saat ini disini adalah peralihan antara musim gugur hingga musim dingin. Tidak sulit untuk sang sopir mengantarkan kami ke penginapan yang telah kami pesan sebelumnya. Setibanya di penginapan kami tidak dapat menemukan seorangpun di meja resepsionis namun hanya tertera sebuah amplop bertuliskan nama kami dan berisikan sebuah kunci kamar didalamnya, wow suatu pengalaman yang luar biasa padahal kami memesan kamar tanpa membayarnya terlebih dahulu.

Dorset House -

Dorset House
Keesokan harinya kami bangun pagi-pagi sekali diluar udara terasa dingin namun terpaan sinar matahari pagi itu membuat udara sedikit hangat. Kami menuju Apex Car Rental yaitu perusahaan penyewaaan mobil yang berada tidak jauh dari penginapan kami, dimana beberapa hari sebelumnya kami telah melakukan pemesanan online. Selanjutnya petualangan menaklukkan Pulau Selatan Selandia Baru ber mobil ria pun dimulai. 


Kota Christchurch

Tujuan kami hari ini adalah Mount Cook yang berada di Taman Nasional Aoraki Mount Cook. Sepanjang perjalanan tampak rumah-rumah penduduk tertata rapi dan bersih dan mempunyai halaman yang luas. Selang beberapa jam kemudian kami berhenti disebuah kafe di tepi jalan, didaerah Rakaia Canterbury Region, Rakaia sendiri adalah sebuah kota kecil yang berada di tepi sungai rakaia yang terkenal akan daerah penghasil salmon. Segelas coklat panas pun aku nikmati dengan begitu nikmat pagi menjelang siang itu, karena udara terasa dingin di luar sana.

Perjalananpun dilanjutnya, pemandangan selanjutnya membuat kami begitu terkesima dan tidak bisa menahan hasrat untuk memarkirkan mobil di tepi jalanan yang tampak begitu sunyi. Sejauh mata memandang tampak rerumputam hijau dengan domba-domba lucu dan mungil berlarian kesana kemari, pikiran langsung teringat dengan serial kartun "shaun the sheep" hehe. 

Langit cerah dan kulihat jam menunjukkan pukul 13.00 saat kami tiba di sebuah danau indah yaitu Danau Tekapo yang terletak di District MacKenzie. Danau ini terlihat sangat indah siang itu, cuaca terlihat cerah namun angin yang bertiup sangat kencang dan membawa udara dingin, sehingga memaksa aku memakai sarung tangan karena terasa begitu menusuk hingga ke jari-jari tangan, yang jelas pakaian lengkap plus jaket sudah digunakan sejak beranjak dari mobil hehe. Siang itu air danau tampak berwarna biru cerah dengan pemandangan jajaran pegunungan Southern Alps yang begitu memukau. Tidak terasa terlalu asik menikmati danau perut pun mulai protes dan kamipun mencari cafe disekitaran danau untuk mengisi perut sejenak.


Peternakan Domda dan Biri - Biri


Lake Tekapo

Lake Tekapo

Pass Away  - Go To Mt Cook

Setelah selesai makan, kamipun melanjutkan perjalanan kembali, yaitu menuju Mount Cook National Park, kawasan pegunungan cook karena malam ini kami akan bermalam di sana. Sekilas kamipun melihat GPS dan dari Danau Tekapo maka penginapan kami yang berada di Mount Cook National Park ini berjarak sekitar 100 an KM, bisa ditempuh dalam waktu 1 hingga 2 jam saja. Senja hari akhirnya kamipun tiba di penginapan kami yang berada di kaki mount cook ini, yaitu Mount Cook Lodge.

Udara dingin langsung menusuk kesetiap pori-pori  tubuh ini saat aku membuka pintu balkon kamar kami pagi itu, langsung tanpa aba-aba akupun segera menutup pintu itu kembali dan menyambar long jhon yang tergantung berantakan disamping tempat tidurku. Pagi itu kami sarapan seadanya saja dengan bekal mie instan. Setelah selesai sarapan dan mem packing kembali barang bawaan kami, kamipun berkeliling halaman sekitar penginapan yang berada di lembah mount cook yang sangat memukai ini. Kami kemudian mengikuti sedikit jejak salah satu icon pendaki dunia asal New Zealand, Sir Edmun Hillary, sang penakluk pertama Mt Everest ini melakukan latihan pendakian di Mt Cook ini. Yah walaupun akhirnya kami hanya sebatas menaklukkan jalur trekking Hokker Valley tapi cukup menguras keringat walaupun dicuaca yang mencapai 5 derajad celcius pagi itu.


Tim Expedisi Mt Cook



MT Cook Lodge

Lembah Mt Cook -

Lembah Mt Cook -

Lembah Mt Cook - Hoker Valley

Hokker Valley

Hokker Valley

Hokker Valley

MT Cook -

MT Cook

Setelah turun kemudian kami melanjutan perjalanan menuju kota berikutnya, yaitu Queenstown yang berjarak kurang lebih 270 KM. Kami sangat menikmati perjalanan menuju Queenstown ini karena alam di New Zealand ini sangat indah, dimulai dengan melewati jalur Lindis Pass yang berada diantara Lindis Valley yang terlihat sangat menawan di musim gugur ini dengan goresan lembah-lembah berwarna kuning yang sangat indah. Dilanjutkan kemudian kami bertemu dengan Danau Wanaka yang merupakan salah satu danau terindah di New Zealand ini. Danau wanaka sendiri dikelola dengan sangat baik dan menjadi salah satu pemukiman serta tempat wisata untuk masyarakat, kamipun siang menjelang sore itu berhenti disini menikmati danau sembari mencari makanan.


Cafe - 


Lindis Valley -

Lindis Pass

Lindis Pass

Lindis Pass


Isi Bahn Bakar

Bahan Bakar - 

Lake Wanaka
Sekitar pukul 7 malam waktu setempat dan terlihat hari mulai gelap kamipun tiba di kota sang ratu ini, Queenstown. Setelah menemukan penginapan dan meletakkan barang bawaan kamipun menikmati malam yang dingin itu dengan berkeliling berjalan kaki di kota kecil indah ini. Malam itu cukup ramai hiruk pikuk di kota ini, namun tidak hingga larut malam kami akhirnya memutuskan kembali kepenginapan karena udara dingin yang begitu menusuk semakin malam. Keesokan harinya kami menikmati sarapan pagi ditepian danau wakatipu yang berada tepat di jantung kota Queenstown ini, pagi itu cukup ramai pengunjung di danau ini. Hari sudah mulai beranjak siang saat kami akhirnya memulai perjalanan kembali menuju kota Christcurch. Namun perjalanan yang kami ambil tidaklah sama dengan perjalanan pergi kali ini kami melewati jalur utara, dimana berbeda dengan jalur sebelumnya yang bernuansa pegunungan di jalur ini kita akan menemukan pantai dan laut yang indah lalu melewai kota Dunedin serta kota Takaipu yang seperti kota mati di film-film box office saat kami mampir untuk menikmati secangkir cokelat panas diudara yang cukup hangat di kota ini. Pukul 8 malam waktu setempat kamipun tiba kembali di Christchurch dan bermalam kembali disini.


Kota Queenstown


Lake Wakatipu - Queenstown
Peternakan Sapi - 


Peternakan Sapi - 
Kota Takaipu - 


Waimate - KIA ORA


Keesokan harinya kami hanya sarapan seadanya di penginapan kemudian melanjutkan perjalanan menuju bandara Christchurch untuk melanjutkan perjalanan kembali menuju kota terbesar di New Zealand yang merupakan kota pelabuhan yang sangat indah, dan tidak lupa kamipun mengembalikan mobil yang kami sewa. Pukul 10.20 waktu setempat adalah Flight kami menuju ke Auckland, dan disini kami harus berpisah dengan salah satu rekan perjalanan kami karena dia akan melanjutkan perjalanan ke kota lainnya yaitu Wellington.

Go To Auckland...



Monday, March 20, 2017

Bintan Lagoon Resort Ketika Kenyamanan Jadi Yang Utama

March 20, 2017 29
Bintan Lagoon Resort Ketika Kenyamanan Jadi Yang Utama
Welcome to The Paradise - Bintan Lagoon Resort

Welcome to the Paradise, itulah istilah yang mungkin agak lebay namun nyata yang terucap dalam hati saat saya memasuki area Bintan Lagoon Resort di Lagoi, Bintan. Hamparan kolam renang luas dengan pepohonan kelapa nan asri menyelimuti area sekeliling yang dapat kita lihat sambil menikmati segelas Ice Lemon Tea nan segar khas sebagai Welcome Drink dari Bintan Lagoon Resort sembari menunggu proses Check In.

Weekend kali ini saya bersama beberapa orang teman sejenak ingin memanjakan diri dan pikiran dari kegiatan rutin sehari-hari, yup kami menginap di sebuah Resort di kawasan Lagoi, Bintan. Hampir sebagian besar masyarakat Kabupaten Bintan dan Kota Tanjung Pinang tentu mengenal yang namanya kawasan wisata lagoi, dikawasan ini terkenal dengan segala macam tempat wisata yang menarik dan unik. Bagi masyarakat yang bermukim di Batam juga sangat mudah untuk menuju kawasan ini yakni hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara dari pelabuhan Tanjung Uban dan membutuhkan waktu sekitar 15 menit menaiki kapal speedboat dan 1 jam perjalanan dengan menumpang kapal jenis ro-ro dari pelabuhan telaga punggur kota Batam. Kami semua kebetulan bermukim di Batam dan kami memilih menaiki kapal ro-ro menuju pulau Bintan sambil santai menikmati semilir angin laut sepoi-sepoi.


Welcome Drink - Ice Lemon Tea

Swimming Pool Area - Bintan Lagoon Resort
Setelah proses check in selesai kamipun menuju ke kamar kami yang berjenis Deluxe Room Sea View untuk meletakkan barang-barang bawaan kami. Di Resort ini sendiri terdapat 470 kamar yang ditawarkan kepada pengunjung termasuk suite dan villa. 

Setibanya di dalam kamar saya pun sekilas terkesima karena kamarnya begitu luas, lebih kurang 37 M2 yang mana tentu ukuran ini diatas rata-rata hotel berbintang lainnya. Terdapat sebuah bed premium berukuran King dan juga ada bed ukuran King lainnya untuk bersantai ria, ditambah lagi dengan adanya balkon yang mempunyai view laut nan indah. Dan untuk kamar mandi dan segala perlengkapannya jangan diragukan lagi deh, ada shower dan Bathub yang siap memanjakan anda didalam kamar mandi dengan berbagai perlengkapan mandi yang lengkap tentunya.

Lorong Menuju Kamar jenis Deluxe

Deluxe Room Sea View

Balkon dengan pemandangan laut 
Setelah meletakkan barang-barang bawaan kamipun segera bergegas kembali ke Lobby untuk bertemu dengan mas Ikhwan selaku Customer Relation yang sore ini akan menemani kami berkeliling resort melihat segala keindahan yang ada. Namun didalam hati rasanya tidak rela meninggalkan kamar ini, seperti ada bisik-bisik yang menahan saya untuk segera merebahkan diri diatas kasur empuk ini hehe.

Sore itu langit tampak begitu cerah dan bersinar, waktu yang pas sekali untuk berkeliling resort tentunya, dikarenakan area resort yang yang begitu luas yaitu sekitar 300 Hektar, maka kamipun berkeliling menggunakan kendaraan golf jenis buggy, dimulai dari area lapangan golf yang begitu luas hingga sudut-sudut tempat bersantai ria dengan pepohonan rindang dan rerumputan hijau membentang, cocok sekali untuk duduk-duduk santai sambil bercengkerama dengan sahabat, keluarga atau yang terkasih. Dan satu lagi bagi yang pecinta photography dan spot hunting, inilah surganya, rasanya setiap sudut resort ini menawaran berbagai keindahan yang tampak begitu menawan yang merasa sayang jika tidak mengambil photo eaa.


Berkeliling dengan Buggy- 

Lapangan Golf

Santai Sejenak - Bintan Lagoon Resort

Menikmati Pantai Pasir Putih - Bintan Lagoon Resort
Tangga Menuju Bukit Cinta - Bintan Lagon Resot
Nah ini dia tangga menuju Bukit Cinta, area ini terdapat di samping pantai pribadi pasir putih milik resort ini, yang konon kabarnya menurut mas Ikhwan jika seorang wanita jomblo menaiki tangga ini lurus keatas setibanya di atas akan bertemu pangeran, wah wah wah, ups tapi pastikan pangerannya ada diatas ya sebelum mendaki haha.

Lereng Bukit Cinta - Bintan Lagoon Resort

Pose Dulu Ya Mumpung Suasananya Asik Nih - Bintan Lagoon Resort

Pose Kekinan - Bintan Lagoon Resort

Sore akan segera berganti malam, mentari perlahan tenggelam di ufuk barat, dah artinya saatnya kami kembali ke peraduan, seketika bisikan-bisikan untuk merebahkan diri di tempat tidur nan lembut tadi muncul kembali dibenak, baiklah kalau begitu.


Suasana Sore Hari Menuju Malam, Terlihat Beberapa Lampu Taman Sudah Menyala

Sunset Yang Indah - Bintan Lagoon Resort

Setelah membersihkan diri, Pukul 19.30 WIB kamipun segera menuju salah satu restoran yang ada di resort ini yaitu FIESTA Restorant yang tampak begitu elegegan dan friendly malam ini, awalnya kaget karena terlihat begitu ramai sekali pengunjung memenuhi restoran ini, ada apa ini pikirku wah ternyata restoran ini menyajikan makan malam ala Buffet alias All You Can Eat, pantas saja rame ya. Dan jujur tidak bakalan bosan berada di restoran ini karena suasana friendly nya serta live musik yang setia menghibur pengunjung. Ditambah lagi varian menu yang begitu banyak antara lain, Indonesian Food, Japan Food, Western Food serta Indian Food, yang wajib di cicipi satu-satu nih, hemm nyummy.


Fiesta Restoran - Bintan Lagoon Resort

Ruang Ala - Ala China Town di Restoran - Model by : @ekahandaa @aychoti

Fiesta Resto Ala Buffet - Bintan Lagoon Resort

Masih seputaran makanan nih hihihi, keesokan harinya kamipun berburu sunrise di sisi timur resort yaitu pantai pasir putih, namun sayang dikarenakan awan tebal menutupi mentari yang seakan malu-malu menampakkan dirinya akhirnya sunrise yang konon kabarnya begitu indah terlewatkan, tapi tidak apalah, karena tidak dapat sunrise namun dapat sarapan lezat dengan view yang menawan deh pagi ini hehe.


Breakfast at Fiesta Restoran - View Swimming Pool - Bintan Lagoon Resort


Setelah selesai sarapan dan bersantai sejenak, kamipun selanjutnya akan mencoba beberapa fasilitas permainan dari sekian banyak fasilitas yang ada di resort ini diantaranya, All Terrain Vehicle (ATV) dan JetSky, olahraga anti mainstream banget ini ya hehe dan cukup menantang tentunya, namun jangan kawatir karena kita akan dipandu oleh pemandu yang sangat profesional dan berpengalaman tentunya. Area permainan ini terdapat di sisi pantai pribadi milik resort ini yang dinamai Pantai Pasir Panjang dengan garis pantai hingga 1,5 Hektar loh.


Sea Sport Counter - Bintan Lagoon Resort


Pantai Pasir Pantai - Bintan Lagoon Resort
Wow Pantai Pasir Panjang dengn Pasir Putihnya Yang Begitu Indah

Are You Ready, Lets Go - ATV Bintan Lagoon Resort

Menikmati ATV di Pinggir Pantai - Bintan Lagoon Resort

Hore Menang Yeaaaaa - ATV Bintan Lagoon Resort
Tidak puas dengan berkeliling pantai, kamipun mencari trek yang lebih menantang yaitu memasuki area hutan sekitaran, debu dan panas sudah tidak menjadi ancaman lagi karena begitu serunya bermain. Just enjoy yourself yeahhh...

ATV Bintan Lagoon Resort

Memasuki Hutan - ATV Bintan Lagoon Resort

Setelah puas bermain ATV, selanjutnya kami akan mencoba permaian yang lebih menantang dan menawan ya hehe, JetSky. Wah ini kali pertama bermain Jetsky sejenak terlintas diotak bermacam-macam nih, bisa apa tidak ya yang pasti pakai baju pelampung koq jadi bakalan aman deh hehe dan tentu sebelumnya akan diajari oleh pemandu yang begitu handal dong jadi pasti bisa.

Sebelum bermain kita di briefing dulu oleh sang pemandu, diberitahukan hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh, apa yang harus dilakukan saat jesky kita terbalik, duh agak was-was juga ini, namun pemirsa ternyata setelah mencoba membawa sendiri jetsky tersebut, tidak se horror yang dipikirkan loh, cukup mudah ternyata membawa jetsky ini, nah kalau sudah bilang begini bakalan lupa waktu nih dilautan hehe. Buat kalian harus coba olahraga satu ini pokoknya titik.

Pose Dulu Sambil Menunggu Jetsky - Bintan Lagoon Resort

Yeaaa Ini Dia Jagoan Kita Sudah Ready - Bintan Lagoon Resort

Tadaaa, Mari Kita Berkeliling Ya - Bintan Lagoon Resort

Pose Ala Ala Di atas Jetsky - Bintan Lagoon Resort

Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu ya, sepertinya saat menyudahi liburan nih hehe, kamipun kembali ke kamar untuk membersihkan diri dan bersiap-siap meninggalkan resort, duh sedih banget rasanya namun berharap dalam hari semoga bisa sering-sering liburan kesini lagi deh, pokoknya mantap deh buat Bintan Lagoon Resort, jempol plus bintang 5 pokoknya titik.

Nah diresort ini juga terdapat toko-toko yang menyediakan berbagai macam souvenir dan oleh-oleh loh, jadi tidak perlu mencari jauh-jauh disini cukup banyak tersedia hehe.







SO Lets take some holiday with Bintan Lagoon Resort...
FYI : Harga resortnya pun tidak terlalu mahal loh, berkisar di harga 1 Jtan sekian saja untuk jenis kamar Deluxe nya, worth it banget lah pokoknya..

Sampai Jumpa Lagi

Activities & Recreation Yang Ada di Bintan Lagoon Resort :

Land Activities 
Adventure Training Centre, All Terrain Vehicle (ATV), Archery, Badminton, Basketball
Batik Painting, Billiards/Snooker, Board Games, Electric Bikes, Paddle Boat, Electric Cars, Table Football/Foozball, Golf Driving Range, 18 Hole Golf at 2, Championship Golfs Course, Guided Bike Tour, Powerhouse Gym, Karaoke, Mahjong, Mini Golf, Adventure Golf, Soccer, 2 Swimming Pools, T-Shirt Painting, Table Tennis, Tandem Biking, Tennis, Beach Volleyball, Wii/Xbox

Kid's Club
Jungle Gym, Face Painting, Origami, Clay Craft, Fish Feeding, Swimming Games, Kids Painting, Kids Painting & Flying, Sand Castle Building, Putt Putt Golf, Mask Making, Reasure Hunts, Mini Billiards, Junior Tennis, Little Chef, Towel Animal, Ballon Sculpting, Musical Statue

Tours
Elephant Park, Fireflies Evening, Fishing Tours, Go Karting, Heritage Tour, Mangrove Tour, Mountain Trekking, Air Adventure

Sea Sports
Jet Sky & Jet Sky Tours, Kayaking, Snorkling, Surfing, Canoe, Body-boarding, Wake Boarding


Bintan Lagoon Resort
Jalan Indera Segara Site A12
Lagoi, Teluk Sebong
Bintan, Kepri - Indonesia
Telp : +62 770 691388 / +65 62233223
Fax  : +62 770 691300
Email  : reservations@bintanlagoon.com
https://www.bintanlagoon.com