livejournalofasad.com: Pekanbaru
Showing posts with label Pekanbaru. Show all posts
Showing posts with label Pekanbaru. Show all posts

Wednesday, October 24, 2018

Ada Wisata Apa Sih di Pekanbaru Riau ?

October 24, 2018 64
Ada Wisata Apa Sih di Pekanbaru Riau ?
Pekanbaru - Riau

Liburan 3 (hari) enaknya kemana ya? Karena liburan cukup singkat ini maka inginnya sih ke tempat yang mudah dijangkau dan tentunya memiliki harga transportasi yang cukup terjangkau pula. Akhirnya aku bersama temanku memutuskan untuk meng explore ibukota dari salah satu provinsi terkaya di negeri ini, yaitu Riau. Pekanbaru merupakan ibukota dari provinsi ini. Dan akses untuk masuk ke Pekanbaru juga cukup mudah karena adanya Bandara Internasional yang siap membawa kita kesana.Tentunya sebelum berangkat aku bersama temanku telah membaca beberapa artikel dari internet tentang kota ini dan salah satu cara terbaik untuk explore kota ini adalah dengan membawa kendaraan sendiri. Akhirnya kami memutuskan untuk menyewa sepeda motor untuk 3 (hari).

Kami sampai di Pekanbaru pukul 3 (tiga) sore. Batam ke Pekanbaru sangat dekat dalam ukuran perjalanan dengan pesawat terbang, karena hanya membutuhkan waktu sekitar 50 menit saja alias kurang dari 1 jam loh. Sesampainya di Pekanbaru kami langsung menghubungi pemilik salah satu penyewaan sepeda motor disini, yang telah kami pesan sebelumnya. Selesai persyaratan administrasi dan membayar uang sewa dimuka, akhirnya kami bisa melaju mengendarai sepeda motor ke Jalan Raya Pekanbaru. Oh ya penyewaan sepeda motor disini hanya 130ribu rupiah untuk waktu 24 jam. Tentunya BBM beli sendiri ya hehe. Berbekal informasi dari internet yang telah aku dapatkan sebelumnya akhirnya kami memutuskan untuk menginap didaerah sekitar Masjid An Nur yang sangat terkenal di kota ini. 


Menikmati Matahari Terbenam di Masjid An Nur Pekanbaru

Masjid An Nur Pekanbaru

Masjid An Nur Pekanbaru

Masjid An Nur ini adalah masjid terbesar yang ada di Pekanbaru. Lokasi masjid ini sangat strategis karena berada di pusat kota. Design masjid ini sangatlan indah dan menakjubkan karena seperti istana didalam cerita Aladin. Masjid ini juga memiliki kubah yang sangat besar, dan bahkan banyak yang menyamakan masjid ini dengan bentuk Taj Mahal yang ada di India. Mungkin melihat kolam dan empat menaranya yang indah, sehingga sekilas masjid ini memang sedikit menyerupai bangunan bersejarah dan salah satu keajaiban dunia yaitu Taj Mahal. Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, ternyata lokasi halaman masjid ini juga difungsikan sebagai fasilitas umum masyarakat, dilihat dari banyaknya aktivitas orang-orang, mulai dari jogging, bermain bola, ataupun duduk manis sem sembari menikmati matahari tenggelam hingga menunggu azan magrib berkumandang.

Matahari Terbenam di Masjid An Nur Pekanbaru

   
Makan Malam di Mal SKA Pekanbaru

Setelah menikmati sunset yang indah di Masjid An Nur, kami melanjutkan perjalanan ke pusat perbelanjaan atau mal terbesar di kota ini. Namanya Mal SKA. Mal ini terletak di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Mal ini berdesign modern dan terlihat sangat megah. Saatnya berburu kuliner disini.

Mall SKA Pekanbaru


Menuju Wisata ke Siak Sri Indrapura

Kami bangun pagi dan langsung mempersiapkan diri. Hari ini kami akan mengunjungi Siak Sri Indrapura. Siak adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Riau. Kabupaten Siak berjarak kurang lebih 100 km dari pusat Kota Pekanbaru. Dengan jarak kurang lebih 100 km Siak-Pekanbaru dapat diperkirakan bisa ditempuh dalam waktu tempuh sekitar 2 jam mengunakan sepeda motor atau mobil. Berbekal aplikasi Google Maps kami melaju menelusuri jalan raya Pekanbaru menuju jalan raya lintas sumatera menuju Siak Sri Indrapura. Ada kesalahan di aplikasi google maps di handphone kami kali itu. Ternyata jalur menuju Siak belum ter-update sepenuhnya, sehingga kami pun harus memutar tujuan karena jalan pintas ke Siak sudah tertutup portal perusahaan pengolahan kelapa sawit. Kami juga sempat menanyakan perihal kenapa rute ini ditutup portal kepada salah satu petugas yang berjaga tidak jauh dari lokasi. Setelah bertanya akhirnya kami mengetahui perihal tutupnya jalur ini, ternyata jalan ini sudah ditutup beberapa bulan lalu oleh pihak pabrik pemilik lahan, mereka tidak memperbolehkan lagi melintasi jalan ini karena memasuki kawasan mereka.

Jembatan Siak Sri Indrapura
  
Ya pasrah deh harus jalan memutar sedikit hehe. Kami melanjutkan perjalanan , tidak terasa waktu di jam tangan saya menunjukkan pukul 11 siang ketika kami tiba di Kabupaten Siak Sri Indrapura. Jalan menuju Siak masih tergolong baik, hanya saja kita harus tetap berhati hati karena rutenya yang berlika-liku terhadap kendaraan besar yang berlawanan arah.

Istana Siak Sri Indrapura

Memasuki Kabupaten Siak, aku begitu terkagum-kagum dengan tata taman-taman jalannya yang rapi, bersih dan jauh dari kata kotor. Ditambah lagi Jembatan Siak yang terlihat megah dan indah. Hal ini membuat kamipun berhenti sejenak dan mengabadikannya dengan kamera. Berkunjung ke Kabupaten Siak bisa jadi alternatif dan tujuan kita bila berkunjung ke Pekanbaru. Karena kota ini sangat bersejarah dan masih terjaga sampai saat ini. Seperti masjid dan barang barang peninggalan raja raja dahulu yang masih terawat dengan baik. Mengunjungi Istana Siak menjadi tujuan utama kami kesini. Istana Siak masih berdiri kokoh hingga saat ini sejak dibangun pada tahun 1889 pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Di dalam istana, kita bisa melihat kemegahan Kerajaan Siak pada masanya. Di sini kita juga bisa mendengar langsung cerita sejarah Kerajaan Siak termasuk silsilah sultan-sultannya yang masih berkaitan dengan Kesultanan Malaysia.

Istana Siak Sri Indrapura

Dalam Istana Siak Sri Indrapura

Kuliner Sekitaran Siak Sri Indrapura

Penat mengelilingi keindahan Istana Siak, kamipun mencoba menikmati jajanan serta oleh oleh yang dijual tidak jauh dari halaman Istana Siak. Ada dodol buah, martabak mesir, air tebu dan banyak lagi pilihan makanan yang bisa kita jumpai di sini. Saya mencoba dodol buah yang dijual di taman ini. Selesai memborong dodol dan menikmati beberapa jajanan dan makan siang di sekitaran Istana Siak. Perjalanan kami berlanjut menuju Kelenteng Hock Siu Kiong. Kelenteng Hock Siu Kiong merupakan kelenteng tertua yang ada di Kabupaten Siak. Usianya mencapai 140 tahun. Kelenteng ini terletak beberapa meter dari Istana Siak dan masuk dalam kawasan pecinaan atau bangunan merah Siak Sri Indrapura. Kelenteng ini sangat indah, warna merahnya membuat aku ingin berfoto beberapa kali di tempat ini. Sampai waktu mengantarkan kami ketempat berikutnya.

Kelenteng Hock Siu Kiong

Menikmati Malam di RTH Putri Kaca Mayang, dan Pasar Malam Pepaya

Matahari masih tampak perkasa dan sedikit menyengat ketika kami memutuskan untuk kembali ke Pekanbaru. Waktu menunjukkan pukul 3 sore. Walaupun sedikit Lelah dengan perjalanan Pekanbaru – Siak ini namun tentu kami tetap tidak mau ketinggalan menikmati malam di Kota Madani ini. RTH Putri Kaca Mayang dan berbelanja di Pasar Malam Pepaya menjadi tujuan kami malam ini. Di RTH Putri Kaca Mayang ini selain berbelanja jajanan yang beraneka ragam, kita juga bisa menikmati permainan-permainan yang bisa kita coba di wilayah taman ini. Salah satunya yang sempat membuat kami terpancing adalah menangkap lele-lele di Tangguk Lele Zaman Now. 

Putri Kaca Mayang

Pasar Malam Pepaya
Selesai mencoba beberapa jajanan yang ada di RTH Putri Kaca Mayang, kami melanjutkan perjalanan menuju pasar malam pepaya. Pasar Malam Pepaya ini tidak jauh berbeda dengan RTH Kacang Mayang. Hanya saja di Pasar Malam Pepaya ini lebih banyak menjual pakaian, sepatu, dan aksesoris dengan beraneka ragam.


Berkunjung ke Danau Buatan Lembah Sari
Hari ketiga di Pekanbaru kami melanjutkan perjalanan ke danau Buatan Lembah Sari Pekanbaru. Info Danau ini kami dapatkan setelah membaca beberapa tulisan mengenai Pekanbaru. Danau Buatan Lembah Sari terletak 10 km dari pusat Kota Pekanbaru. Untuk sampai ke danau buatan ini tidaklah sulit. Kita bisa mengendarai motor atau mobil sekitar 20 menit dari pusat kota.

Danau Buatan Lembah Sari

Biaya masuk ke Danau Lembah Sari sebesar 20 ribu rupiah. Sayang, danau ini kini tidak begitu terawat lagi. Beberapa tempat yang kami kunjungi ditempat ini terlihat kotor. Bahkan sangat banyak anjing yang berkeliaran di sekitar danau. Tak banyak yang bisa kami lakukan disini.


Belanja Oleh-Oleh di Pasar Bawah Pekanbaru
Sedikit kecewa dengan Wisata Danau Buatan Lembah Sari, kami melanjutkan perjalanan menuju pasar bawah Pekanbaru. Kabar yang aku terima di pasar ini banyak sekali dijualnya oleh-oleh yang bisa kita bawa pulang. Mendengar kabar itu tentu tidak bisa kami lewatkan untuk berkunjung ke pasar ini. Dan benar saja, banyak sekali yang bisa kita beli sebagai oleh-oleh di Pasar Bawah Pekanbaru ini. Ada gantungan kunci, berbagai macam kain songket khas Pekanbaru, keripik, dan beraneka makanan yang diolah dan dikemas sehingga menarik perhatian kami selama di Pasar Bawah ini. Untuk harganya sendiri juga cukup terjangkau dan bisa tawar menawar.

Pasar Bawah Pekanbaru


Berkunjung ke Wisata Alam Mayang

Perjalanan hari terakhir liburan di Kota Madani ini pun berlanjut. Setelah kami membeli oleh-oleh berupa beberapa gantungan kunci dan keripik-keripik kamipun melanjutkan perjalanan menuju salah satu tempat wisata yang sangat terkenal di kota ini, yaitu Wisata Alam Mayang Pekanbaru. Wisata Alam Mayang ini terletak tidak jauh dari pusat kota sehingga tidak sulit untuk mencapainya. Tiket masuk kelokasi ini adalah 20ribu rupiah perorang dan biaya parkir sepeda motor kami 4rb rupiah. 

Pepohonan nan rimbun langsung menyambut kami seketika setelah kami memasuki kawasan wisata ini. Angin sepoi-sepoi terasa begitu segar disiang hari yang terik ini. Wisata Alam Mayang ini ternyata sangat menarik. Banyak sekali wahana permainan yang bisa kita coba disini, mulai dari kereta naga, sepeda air, bombom car, ATV,safari train dan banyak lagi. Selain itu diarea ini juga sangat cocok sekali untuk dilakukan kegiatan seperti outbound ataupun gathering karena areanya yang sangat luas dan asri.

Taman Pancing dan Wisata Alam Mayang Pekanbaru


Wisata Alam Mayang Pekanbaru
  
Pegipegi.com

Tidak terasa siang telah berlalu menuju sore, dan saatnya kembali ke Batam. Aku membeli tiket pesawat dengan jadwal terbang sore. Oh ya aku membeli tiket pesawatnya melalui aplikasi pegipegi.com. Aku mendapatkan tiket murah dengan memesan dari aplikasinya. Aku suka memesan tiket pesawat maupun hotel dari aplikasi ini soalnya tampilannya praktis namun lengkap dan pembayarannya juga mudah dan banyak pilihan dan yang utama itu sering banyak promo sih haha, tiket pesawat, tiket kereta dan hotel juga banyak promo dari pegipegi.com ini.











Akhir kata, sampai jumpa lagi dicerita dan petualanganku selanjutnya. Sampai Jumpa
more fun at www.livejournalofasad.com