Our social:

Adventure | Traveler | Challenge | Lifestyle

Latest Post

Thursday, February 15, 2018

Yuk Main Ke Cafe Montigo di Nongsa Batam

Montigo Resorts Nongsa

Satu lagi tempat nongrong asyik dengan pemandangan yang dijamin membuat tertegun dan bakalan betah berlama-lama, adalah Cafe Montigo yang berada di Montigo Resorts Nongsa, Batam yang telah dibuka untuk umum loh, tanpa harus menginap disini. Nah berikut informasi tentang Cafe Montigo.


TENTANG CAFE MONTIGO

Cafe Montigo, dikelola oleh merek perhotelan kelas atas yang sering mendapatkan penghargaan, Montigo Resorts, Cafe Montigo memberikan layanan premium dan menyediakan ruang ideal bagi keluarga multi generasi untuk menciptakan pengalaman dan kenangan yang berarti. Filosofi yang utama adalah menciptakan destinasi wisata yang ideal untuk semua generasi. Dengan etos yang sama, Cafe Montigo adalah kafe lengkap pertama kalinya dibuka di Singapura. Kini Cafe Montigo hadir di Indonesia lebih tepatnya berada di Montigo Resorts, Nongsa, kalian bisa menikmati aneka jenis makanan dan minuman yang tersedia di kafe yang berkonsep nyaman dan gaya ini.

Di sini, kalian bisa menemukan dua jenis kuliner seperti western dan Indonesia. Adapun makanan-makanan yang ditawarkan seperti Ayam Panggang Berempah, Tadd’s Beef Burger, Smoked salmon sandwich, Turkey ham sandwich, Eggs Benedict, Eggs Hemingway dan makanan-makanan lain. Untuk minuman, kalian dapat memesan minuman khas Montigo yaitu Montigo Passion Fruit Mojito, Tilo Matcha Latte, Tilo Hojicha Latte, Café Latte, Cappucino dan Avocado Espresso.

Cafe Montigo, telah soft launching pada hari ini 15 February 2018 di Montigo Resorts, Nongsa. Tidak hanya itu, Montigo Resorts, Nongsa kini terbuka dan dapat kunjungi oleh umum. Kalian dapat memilih restaurant yang tersedia di Montigo Resorts, Nongsa sesuai dengan preferensi kuliner yang diinginkan.



TADD’S Restaurant: ALL DAY DINING
Jika kalian ingin menyantap makan siang atau malam sambil bersantai, atau bahkan hanya ingin menikmati camilan saat anak-anak bermain di Tilo Kids Club, TADD'S Restaurant adalah tempat yang sempurna untuk menikmati hidangan lezat. Dengan menyajikan masakan bercitarasa lokal, Asia dan Barat dalam suasana santai di tepi kolam renang bergaya al-fresco yang santai, TADD’s Restaurant menyajikan makanan favorit tradisional, termasuk Salad Gado Gado, Montigo Club Sandwich dan Coconut Crème Brûlée, pasti akan menyenangkan.

Pantai Restaurant: SEAFOOD SENSASIONAL
Berdekatan dengan lobi utama, restoran bergaya kelong ini merupakan tempat bersantai tidak hanya untuk menikmati santapan tapi juga keindahan alam, angin sepoi-sepoi dan pepohonan yang sejuk. Pantai, yang berarti 'pantai' dalam Bahasa Indonesia, menawarkan menu beragam dari mulai masakan seafood hingga kuliner spesial Asia menampilkan produk dan bahan segar yang bersumber secara lokal, sehingga membuat pengalaman bersantap di Pantai Restaurant menjadi menarik dan menyenangkan.


TIIGO Beach Club: Beats, Bites & Bubbly
Nikmati panorama Laut Cina Selatan di tepi kolam renang sambil merasakan cocktail dan pilihan menu mulai dari TIIGO Pizza, TIIGO Challenge atau TIIGO Signature Burger sambil bersantai dengan iringan lagu yang diputar oleh live DJ loh di akhir pekan.


For reservations and more information, please contact: Montigo Resorts, Nongsa: +62 778 776 8888 / reservations.nongsa@montigoresorts.com


Yuk Main Ke Cafe Montigo....
www.livejournalofasad.com



Monday, February 12, 2018

Pantai Khairah, Wisata Pantai Impian Baru di Batam


Pantai Khairah - Pulau Pengalap

Khairah Beach, Pantai Baru nan Menawan di Batam. Beruntung tinggal dan menjadi warga Batam saya, karena Batam memiliki begitu banyak pantai cantik nan menawan untuk menjadi tujuan menghilangkan penat fikiran dari segala rutinitas tentunya hehe. Kali ini saya bersama teman-teman penggiat wisata dari Amazing Kepri, Jelajah Batam, Wonderful Batam, Enjoy Batam serta Tim Modelux Digital minggu (11/02) berkunjung ke pantai baru yang begitu cantik nan menawan yang terletak tidak jauh dari Pulang Galang Baru di Barelang, Batam, yang diberi nama Pantai Khairah atau Khairah Beach yang terletak di Pulau Pengalap. Pemilik sekaligus pengelola pulau ini adalah Galang Bahari Wisata yang merupakan penggiat wisata dan penyedia wisata bahari yang boleh diacungi jempol untuk pengelolaan dan pelayanan dalam hal wisata.



Cuaca tampak cerah pagi itu, saat kami berlayar menggunakan speedboat bermuatan kira-kira 10 orang itu menuju ke Pulau Pengalap dimana Pantai Khairah berada, kira-kira membutuhkan waktu 30 menit kami telah tiba di Pantai Khairah ini. Hamparan pasir putih luas dengan rona air sebening kristal langsung menyambut kami saat speedboat mungil kami menghampiri pinggir pantai, rasanya langsung ingin merendamkan diri di pantai ini, walaupun cuaca tampak cerah dan sengatan sinar matahari cukup kuat ya namanya juga di pantai siapa takut hehe. Pantai ini sendiri memiliki garis pantai yang sangat panjang dengan hamparan pasir putih yang menyelimuti membuat rasanya gatal kaki ini untuk segera berlarian tak tentu arah menikmatinya ahaii.

Membawa hammock adalah pilihan tepat dan rasanya wajib deh jika main ke pantai, apalagi di pantai ini terdapat banyak pohon nan rindang yang bisa dijadikan tempat menggantungnya dan ta daaa. Hammock telah siap dan air sebening kristal pun sedari tadi terus menggoda untuk dinikmati, tinggal pilih saja mau melakukan yang mana dahulu haha.

Oh ya buat kalian yang ingin menikmati segala keindahan dan anugerah alam ini harap bersabar sebentar ya hehe, karena Pantai Khairah ini masih dalam tahap penyelesaian pengelolaannya untuk siap dinikmati oleh masyarakat umum ujar Bg Zaka sebagai bos dari Galang Bahari Wisata yang merupakan pemilik dan pengelola dari Pantai Khairah ini. Segala macam fasilitas umum akan disiapkan pastinya buat kenyamanan kita semua nantinya mulai dari Kamar Mandi, Toilet dan lain sebagainya, jadi harap bersabar ya hehe, di Bulan Maret ini Insya Allah akan di Launching pantainya, so jangan sampai ketinggalan Gaess..


Pantai Khairah


Pantai Khairah by Galang Bahari Wisata


www.livejournalofasad.com
IG : @asadsaputra

Friday, February 09, 2018

Adventure Ranoh Island With Galang Bahari Wisata

Adventure Ranoh Island

New Look of Pulau Rano, atau sekarang menjadi Pulau Ranoh saat aku kembali berkunjung ke pulau ini. Yups pulau ini telah dikelola dengan sedemikian rupa oleh pemilik pulau sehingga menjadi lebih wah dan berbeda dari sebelumnya yang hanya merupakan pulau kosong tanpa penghuni. Sekilas tentang pulau ranoh ya, jadi pulau berpasir putih ini adalah sebuah pulau yang berada diantara gugusan pulau-pulau yang terletak di perairan Batam, Kepulauan Riau. Untuk mencapai pulau ini bisa menggunakan kapal boat ataupun speedboat dengan memakan waktu kurang lebih setengah jam saja.

Minggu pukul 09.00 pagi saya bersama teman-teman telah tiba di Pelabuan Rakyat di pulau galang, kami berkumpul bersama dengan beberapa rombongan lainnya hari ini akan explore keindahan alam dan mencoba berbagai fasilitas di Pulau Ranoh ini. Tidak lama kami menunggu sebuah kapal speedboat berukuran sedang telah tiba dipelabuhan dan kami dipersilahkan untuk menaikinya, tak lama meninggalkan pelabuhan kami disambut dengan hujan dengan terpaan angin yang cukup kencang, maklum lagi awal tahun nih angin utara masih menguasai cuaca hehe. Namun Alhamdulillah ya sesuatu sesaat sebelum tiba di pulau ranoh hujan telah berhenti dan langit carah pun menghampiri seakan baru selesai menumpahkan kegundah gulanaannya sedari tadi uhui.

Tepian Pantai

Hammock dan Tempat Bersantai

Sesaat setelah kapan tertambat dipesisir pantai kami langsung disambut bak tamu kerajaan oleh beberapa pemandu dan asisten-asistennya serta para pekerja di pulau ini, wow serasa jadi tamu kehormatan di pulau eksotis berpasir putih ini. Kamudian kami diarahkan disebuah tenda besar nan megah yang berdiri kokoh tepat ditepi pantai untuk selanjutnya dijelaskan segala macam fasilitas-fasilitas dan kegiatan-kegiatan yang dapat kami lakukan disini. Diawali dengan pemberian kunci loker dan sebuah handuk besar yang dapat kami gunakan selama disini, kemudian voucher kelapa muda yang dapat ditukarkan kapan saja, lalu dijelaskan berbagai macam fasilitas gratis yang ada disini. Sebut saja Panahan atau Archery, Permainan Papan Catur dan ada pula Chinese Cheese, lalu ada Darting atau panahan dinding, permainan Mahjong, Frosbees, Volly Pantai dengan lapangan dan net yang telah siap lalu juga ada bola pantai, fasilitas hammock yang telah dipasang disekitaran pulau ini, lalu ada Payung berteduh ditepian pantai serta bean bag yang telah siap dinikmati hehe.


Pulau Terapung
Free Fasilitas
Untuk fasilitas permainan air alias Water Sport sendiri tersedia Single Canoe, Double Canoe, Tremdy Floating atau bebek-bebek air yang menggemaskan dan yang paling menggoda adalah adanya sebuah pulau buatan yang berada diatas laut tidak jauh dari tepi pantai dengan akses jalan terapung wow. Lalu juga tersedia alat snorkling loh bebas digunakan disini.


Tenda dan Tempat Makan
Tanpa terasa siang hari pun menjelang dan akan siang pun telah tersedia ala prasmanan dengan menu yang menggungah selera sebut saja ada udang mentega yang besar-besar, ada sotong goreng tepung, ada ayam goreng bawang, ikan fillet dilengkapi dengan sup jagung dan sayuran yang membuat acara makan siang ditemani angin sepoi-sepoi menjadi sempurna.


Lunch at Pulau Ranoh
Setelah selesai menikmati makan siang, kemudian kamipun diajak untuk Snorkling ria disekitaran pulau dengan menggunakan kapal speedboat menikmati keindahan alam bawah laut kita. Pukul 3 sore hari kembali ke pulau ranoh dan bersiap-siap untuk kembali ke Pelabuhan di Pulau Galang untuk kemudian kembali kerumah masing-masing dengan perasaan bahagia tentunya.


Kamar Mandi dan Toilet

Tepian Pantai
Oh ya buat kalian yang ingin menikmati Pulau Ranoh ini bisa langsung menghubungi Galang Bahari Wisata ya disini :


Galang Bahari Wisata
Office : Ruko Kepri Mall Lt Dasar No. 26A
Phone : Zaka - +62 85264634106
IG : @pulauabangtrip 



Miss This Place
www.livejournalofasad.com
Instagram : @asadsaputra 


Tuesday, January 30, 2018

Pagelaran 3RD Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018 di Nongsa Point Marina Batam

Nongsa Point Marina & Resort - 3rd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta

Langit tampak sedikit mendung dengan pergerakan awan yang sepertinya sangat kencang dengan tiupan angin utara atau moonsoon yang cukup kuat, namun tidak menyurutkan semangat kami untuk menyaksikan secara langsung perlombaan Yacht, Kapal Layar dan lainnya dalam pagelaran 3rd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018. Wow sudah kali ketiga loh pagelaran Internasional ini digelar ditempat yang sama di Nongsa Point Marina & Resort, Batam. Minggu (28/01) pukul 2 (dua) siang saya bersama teman-teman telah berada diatas sebuah Kapal Yacht Legendaris berusia 123 Tahun yang bernama 'Rona'. Namun walaupun usianya telah seabad lebih Rona Rona kekuatan kapal ini masih tampak ABG alias Anak Baru Gede loh wow, sekilas deskripsi ku terhadap kapal ini ya hehe. Yups kami akan menyaksikan langsung perlombaan hari ini di perairan Nongsa Point Marina di Nongsa.



Kapal Yacht Rona Yang Berusia 123 Tahun
  
Nongsa Regatta sendiri  merupakan event yang menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti Yacht IRC, Kapal Layar, Multihulls, termasuk Stand-Up Paddleboard dan Radio Kontrol Sailing. Nah jadi pagelaran ini sendiri dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari 26 s.d 28 Januari artinya telah dimulai sejak 2 (dua) hari yang lalu yaitu jumat hingga minggu adalah finalnya. Kawasan Batam dan Bintan sendiri telah menjadi tujuan favorit wisata yacht. Bea Cukai Batam pun sudah mulai memanfaatkan teknologi digital YachTERS (Yacht Electronic Registration System). Bentuknya berupa aplikasi tersebut pemilik yacht bisa mengurus clearence aproval time Indonesian territory (CAIT) lewat ponsel mereka. Wisatawan yang menggunakan yacht cukup melakukan pendaftaran secara online sebelum memasuki wilayah Indonesia. Data itu akan terkoneksi dengan 9 Kementerian dan Lembaga terkait, antara lain Imigrasi, Bea Cukai, Kemenhub dan Mabes TNI.




Di tiga hari penyelenggaraannya, 9 yacht berlayar sejauh 2 mil dari marina menuju perairan Nongsa tempat dimana perlombaan diadakan. Perlombaan yang dimulai pukul 12:00 hingga 17:30 ini mendapatkan 1 (satu) pemenang harian dan juga 3 (tiga) pemenang keseluruhan. Sistem penilaian didasarkan pada jenis kapal yang memiliki handicap berbeda. Setelah pertandingan selama 3 hari, akhirnya kategori yacht dimenangkan oleh tim WAKA TERE disusul team Singapore Management University yaitu SMUVE di posisi kedua dan SMUMAD di posisi ketiga.


3RD Wonderful Indonesia Nongsa Regatta - Photo by Nongsa Point

3RD Wonderful Indonesia Nongsa Regatta - Photo by Nongsa Point

3RD Wonderful Indonesia Nongsa Regatta - Photo by Nongsa Point

3RD Wonderful Indonesia Nongsa Regatta - Photo by Nongsa Point

Juri International dalam event ini ada 5 orang, yaitu Bpk Leonard Chin dari Malaysia selaku ketua juri, dari Singapore Bpk Long Hong Kit  dan Bpk Tan Tee Suan, serta dari Indonesia Bpk Iwan Ngantung dan Bpk Ramlan. Race officer nya Bpk Diki Zulfikar dari Indonesia yang didukung oleh team Focus Adventure, Marina @ Keppel Bay, Raffless Marina, serta yang membantu team media adalah Classic yacht RONA yang berusia 123 tahun ini yang lagi kita naiki hehe.

Sementara itu, dalam kategori dinghy, pertandingan dibagi menjadi 4 yaitu optimist putra, optimist putri, dan laser 4.7 putra, laser 4.7 putri. Optimis putra dimenangkan oleh Muh Faizuddin Bin Mohd Fauzi dari Terengganu- Malaysia, Optimist Putri dimenangkan oleh Dilla Adilya Safitri dari Kepri. Untuk kategori Laser 4.7 Putra dimenangkan oleh Umar Al Farouk dari Terengganu – Malaysia dan Laser 4.7 Putri dimenangkan oleh Nur Atikah Binti Mohd Din dari Trengganu – Malaysia. Cendera mata dan Piala di sumbangkan oleh Jotun, Adidas, dan Patria. Selain itu juga ada 2 tablet yang disumbangkan oleh pemilik yacht Vega.
Di hari terakhir diadakan pula perlombaan Radio Control Sailboats yang menjadi pemenang pertama adalah Geoff Shepherd sementara juara kedua diraih oleh Bart Ouwerling serta juara ketiga diraih oleh Mark Biggs.


Para Pemenang dan Photo Bersama - Photo by Nongsa Point

Prakash Reddy, Marina & Watersport Manager Nongsa Point Marina & Resort sekaligus ketua pelaksana event memaparkan bahwa resort ini sudah menjadi tempat penyelenggaraan event Singapore Strait Regatta selama lebih dari 20 tahun loh. Namun, baru tiga tahun terakhir ini Nongsa Point Marina & Resort menjadi penyelenggara atau tuan rumah event internasional ini. Ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri karena untuk menyelenggarakan regatta dibutuhkan persiapan yang matang dan melibatkan banyak pihak, ditambah lagi kegiatan ini diikuti oleh peserta dari lebih dari satu negara.

Penyelenggara mengakui bahwa terselenggarannya event 3rd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018 ini tidak lepas dari kerjasama banyak pihak. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Kepri serta PORLASI (Persatuan olah raga layar seluruh Indonesia) merupakan pihak yang memberikan dukungan dalam terselenggaranya kegiatan ini. Bentuk support ini juga ditunjukan dengan hadirnya jajaran tinggi dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Kepri dalam tiga tahun penyelenggaraan event ini.

Bpk Indroyono Soesilo selaku Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia hadir dalam makan malam bersama sekaligus penutupan 3rd  Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018 ini pada hari ini. Selain itu, penanugerahan 5 Gold Anchor dari Marina Industries Association yang diserahkan oleh Bpk Colin Bransgrove - Executive Officer dari Marina Industries Association kepada Bpk Mike Wiluan selaku Presiden Direktur Nongsa Resorts yang disaksikan oleh Bpk Indroyono, tamu undangan, seluruh peserta, serta jajaran pejabat pemerintahan Kepri dan Batam. Acara penutupan ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang termasuk peserta, tamu undangan, supporter dan media lokal hingga nasional.


Anugerah 5 Gold Anchor - Photo by : Nongsa Point




Nongsa Point Marina & Resort by @asadsaputra

Sebagai tuan rumah hingga ketiga kalinya nih Nongsa Point Marina & Resort sendiri adalah sebuah penginapan yang didekorasi dengan sentuhan Mediterania dan dibangun di sekitar teluk alami di pesisir Nongsa, Batam. Hotel dan Resort ini memiliki berbagai fasilitas untuk liburan akhir pekan maupun liburan panjang loh. Ada lapangan golf, spa, dan berbagai jenis olahraga air yang sangat menggiurkan loh.

Info lebih lanjut dapat menghubungi:

Prakash Reddy
Marina & Water Sports Manager
Nongsa Point Marina & Resort
T: +62 778 761 333 ext. 6110
E:  prakash@nongsapointmarina.com

Oza Syafriani
Junior Marketing Communications & Public Relations Executive
Nongsa Point Marina & Resort
T: +62 778 761 333 ext. 6802
E: jr.marcomm@nongsapointmarina.com
Facebook Page        : Nongsa Point Marina & Resort
Twitter            :            @nongsapoint
Instagram                  : @nongsapoint

Youtube                     : Nongsa Point Marina & Resort     



www.livejournalofasad.com
IG : @asadsaputra

Wednesday, January 03, 2018

Explore Pulau Langkawi Permata of Kedah Malaysia

Langkawi - Cable Cab and Skybridge 

Selamat Datang di Langkawi Permata Of Kedah. Yup Langkawi atau Pulau Langkawi adalah satu satu daerah utara Malaysia yang merupakan sebuah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Thailand yang juga berada di perairan Andaman yang terkenal akan keindahan baharinya. Langkawi merupakan bagian dari Negeri Kedah Malaysia. Untuk cerita perjalanan menuju Langkawi ini bisa kalian baca ditulisan sebelumnya disini ya Perjalanan Darat Ke Langkawi.

Pelabuhan Kuah di Langkawi sore itu sangat ramai sekali, tampak hilir mudik orang-orang dengan membawa koper besar hingga backpack-backpack yang simple hingga mencapai lutut ada saat itu. Yup tak heran sangat ramai sekali para pelancong dikarenakan hari ini merupakan waktu liburan dunia bertepatan dengan libur Natal. Tidak jauh dari pintu keluar pelabuhan kami bertemu dengan Kak Rina, yang merupakan salah satu agent tour yang telah kami hubungi beberapa hari silam yang mana telah berjanji menyewakan kami sebuah mobil selama 2 hari kami berada di Langkawi. Yup pilihan terbaik jika kalian berlibur ke langkawi adalah dengan menyewa kendaraan tentunya tergantung berapa orang kalian berlibur jika berlima seperti kami menyewa sebuah mobil rasanya adalah pilihan yang sangat tepat, karena dipulau ini kendaraan umum agak jarang yang banyak taxi yang tentunya kurang efektif dan tentu biaya yang dikeluarkan juga pastinya lebih mahal. Kami mendapatkan sebuah mobil jenis sedan Vios dengan harga yang cukup terjangkau yaitu 90 Ringgit per hari (24 jam) dan kami menyewanya selama 2 hari. Setelah urusan sewa menyewa selesai kami langsung menuju kepenginapan yang juga teah kami pesan beberapa hari silam di daerah pantai cenang yang bernama Inapan Aisyah, ya walaupun lokasinya tidak persis di depan pantai cenang namun inapan asiyah hanya berkisar 1 sampai 2 KM saja ke Pantai Cenang yang terkenal sebagai tempat keramaian di Langkawi ini hehe, dan pastinya memilih disini harganya lebih terjangkau apalagi disaat long weekend seperti ini dan jangan kawatir kan memiliki kendaraan sendiri kemana-mana serasa bebas dan dekat


Pose Dulu - Pantai Cenang

Pantai Cenang - Langkawi


Sore hari kami mengunjungi Pantai Cenang. Pantai ini terlihat sangat ramai sore itu terlihat kerumunan orang berbaur disini, ada yang hanya duduk santai menikmati keindahan pasir putih dan deburan ombak pantai ini dan tidak sedikit pula yang bermain permainan air yang tersedia dipantai ini, sebut saja Banana Boat, Kayaking, Jetski, Paralayang dan lainnya. Matahari bergerak dan hari menuju malam saatnya berburu kuliner disini untuk mengisi kekosongan perut beberapa jam ini hahaha. Awalnya takut jika makan atau minum di cafe-cafe pinggiran pantai ini akan merobek isi dompet yang tidak seberapa ini, eits namun ternyata setelah melihat harga-harga yang tertera di plank menu depan cafe tidaklah seperti yang dibayangakan loh, harganya kurang lebih sama di cafe-cafe atau mall di kota Batam tempat saya tinggal. Namun walaupun begitu kami memilih menikmati berbagai kuliner jalanan yang rasanya lebih menggoda hehe. Yup sepanjang jalan di Pantai Cenang ini terdapat berbagai macam toko-toko makanan maupun outlet-outlet lainnya berbaur jadi satu dari Outlet kelas dunia hingga jajanan gerobak dipinggir jalan so tinggal pilih saja mau menikmati yang mana hehe. 


Pantai Cenang

Menikmati Pantai Cenang - Langkawi

Pantai Cenang - Langkawi

Pantai Cenang - Langkawi

Suasana Pantai Cenang Langkawi

Sedappp Kuliner Sekitaran Pantai Cenang, Langkawi

Keesokan harinya kami memiliki jadwal Hoping Island yang mana kami diminta berkumpul di daerah Pantai Cenang sekitar pukul 9 waktu setempat. Maka pagi hari kami berburu sarapan terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan keliling pulau-pulau indah di Langkawi ini, dan untuk tiket Hoping Island sendiri harganya sangat terjangkau yaitu 35 Ringgit untuk berkeliling beberapan pulau dengan estiasi waktu 4 jam.

Pukul 09.45 kami telah menaiki kapal speedboat untuk berkeliling beberapa pulau disini. Cuaca hari ini tampak begitu cerah dan matahari menyengat panas, wah beruntung dong melaut dihari cerah begini, mana langitnya biru banget lagi, asyik nih. Namun walaupun cuaca panas namun angin bertiup cukup kencang yang membuat ombak sedikit bergejolak, namun tidak mengapa walaupun sedikit terhentak-hentak di atas kapal speedboat berkecepatan tinggi ini namun aku merasa sedang menjadi agent 007 alias james bond ahai.



Pelabuhan Hoping Island - Pantai Tengah


Sepanjang perjalanan tampak kami melewati bukit-bukit hutan tropis yang menjulang tinggi kelangit dan tampak begitu menawan dengan warna hijau alami hutan tropis dengan berbagai bentuk, sungguh pemandangan yang sayang untuk dilewatkan. Pulau pertama yang kami datangi adalah Pulau Dayang Bunting. Pulau ini merupakan warisan dunia. Pulau Dayang Bunting ini memiliki sebuah danau air tawar atau tasik yang sangat luas dan untuk mencapai danau ini kita harus berjalan kaki sekitar 10 menit dari bibir pantai.



Nama Dayang Bunting sendiri didasarkan pada Legenda Tasik Dayang Bunting ini atau Putri Mambang Sari. Dikisahkan seorang putri kayangan bernama Mambang Sari memiliki paras yang cantik jelita. Sang putri sangat suka dan gemar sekali bermain dan mandi di danau ini. Hingga suatu waktu seorang raja bernama Mat Teja lewat di sekitar danau dan melihat sang putri. Melihat kecantikan sang putri, Mat Teja langsung jatuh hati. Segala upaya dilakukan sang raja untuk menaklukkan hati sang putri, namun upaya itu tidak pernah berhasil. Hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang guru sakti, yang menyarankannya agar membasuh wajahnya dengan air mata putri duyung. Singkat cerita, berkat saran guru sakti tersebut putri Mambang Sari pun takluk kepada Mat Teja dan merekapun menikah. Dari pernikahan tersebut, putri Mambang Sari melahirkan seorang anak, sayangnya kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Buah hati mereka meninggal dunia di hari ketujuh setelah kelahirannya, disebabkan penyakit misterius yang diderita sang anak. Dengan kesedihan yang mendalam, sang putri meletakkan jenazah anaknya di dalam danau ini, lalu ia kembali ke kayangan. Menurut masyarakat setempat, sebelum sekembalinya sang putri ke kayangan, ia membacakan mantera pada danau ini sebagai penawar bagi pasangan yang belum memperoleh keturunan/anak. (berbagai sumber)


Pulau Dayang Bunting


Danau Dayang Bunting

Danau Dayang Bunting
Pose Dulu - Tasik Dayang Bunting

Di Danau Dayang Bunting ini sendiri kita tidak hanya bisa sekedar menikmati danau dengan hanya memandangnya saja namun bisa juga menikmati berbagai macam permainan air serta berenang disini, wah asyik ya hehe. Setelah 1 jam berlalu kami pun kembali kekapal untuk melanjutkan perjalanan menuju pulau lainnya, yup kami diberi waktu 1 jam saja dalam paket Hoping Island ini untuk menikmati Pulau Dayang Bunting ini, selanjutnya kami menuju tempat pemukiman elang, yup sesampainya di tempat berkumpulnya elang-elang ini kami langsung menyaksikan puluhan elang terbang rendah untuk mencari mangsa di permukaan laut, sungguh pengalaman yang luar biasa. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Pulau Pasir Basah, pulau tropis berpasir putih nan indah ini memiliki garis pantai yang sangat panjang. Kami diberi waktu sekitar 1 jam untuk menikmati pulau ini, akhirnya kami manfaatkan untuk makan siang dengan bekal yang kami bawa sedari pagi dari pelabuhan hehe. Selanjutnya kamipun melanjutkan perjalanan pulang menuju pelabuhan awal kami dibawa tadi.


Pulau Beras Basah


Pulau Beras Basah


Pose Dulu


Selanjutnya kemana kita, yup dari laut saatnya kita menuju ke kawasan pegunungan ya hehe, adalah Cable Car Langkawi, setibanya di sini kami mendapati begitu ramainya pengunjung hari ini, yup faktor utama pastinya karena liburan natal yang membuat wisatawan dari lokal maupun macanegara berdatangan kesini. Antrian tiket pun cukup panjang, ya walaupun kami telah membeli tiket sehari sebelumnya dari Kak Rina namun kami diharuskan untuk mendaftar ulang untuk konfirmasi apalagi hari ini sangat ramai sekali pengunjung. Nah jadi dengan tiket seharga RM 55 ini kita ternyata dapat memasuki 4 kali area permainan ataupun pertunjukan antara lain Cable Car, SkyTrex, SkyDom dan Museum 3D. Saat itu waktu menunjukkan jam 3 sore namun karena padatnya pengunjung hari itu kami baru mendapatkan jadwal untuk menaikin Cable Cab jam 5.45 sore. Oh ya untuk kalian yang mencari Promo Tiket Event Murah cek nya di Tokopedia ya klik nih.  


Langkawi Cable Car Area


Pose Dulu - Langkawi Cable Car Area

Akhirnya sembari menunggu kami tentu memanfaatkan permainan yang ada yang termasuk dalam paket tiket kami tersebut. SkyDom adalah pertunjukan pertama yang kami masuki. Nah pertunjukkan selama 5 menit ini menampilkan pertunjukan layar 360 derajat yang menceritakan sekilas tentang luar angkasa hehe, lalu selanjutnya kami memasuki arena pertunjukan Sky Trex, nah disini ternyata lebih seru, kita akan memasuki studio 4 Dimensi dengan menggunakan kacamata 4D kedalam dunia Dinosaurus saat berkuasa dimuka bumi ini asyekkk. Pertunjukan seru ini sayang sekali cuma 5 menit saja haha, rasanya kurang puas jadinya. Tidak terasa waktu untuk menaiki Cable Cab pun tiba kami langsung masuk antrian untuk menaiki Cable Cab ini. Dalam satu Cable Car muat 6 orang nah karena kami satu rombongan ber 5 akhirnya hanya berlima saja dalam Cable Cab ini, kebetulan tidak ada Traveler yang sendiri jadi tidak ada yang mau nyelip hehe. Wah deg deg kan ya wkwk, serem juga ternyata ini hahaha. Sesampainya diatas serasa semua lelah untuk menunggu terbayarkan dengan hembusan angin gunung yang menusuk ke pori-pori serta pemandangan indah hutan serta pantai langkawi ini.

Langkawi Cable Car


Langkawi Cable Car

Langkawi Sky Bridge



Kemudian diatas puncak ini juga berada Jembatan Langit alias Sky Bridge yang sungguh menantang adrenalin ini untuk menyebranginya, nah untuk memasuki area jembatan ini pengunjung diharuskan membayar sebesar RM 5 per orang atau RM 15 bagi yang ingin mendapatkan fasilitas menggunakan Sky Bridle untuk turun menuju jembatan ini. Kami memilih tiket seharga RM 5 yang artinya untuk mencapai jembatan ini kami diharuskan menuruni anak tangga sepanjang 230 meteran, yah hitung-hitung olahraga hehe. Sesampainya dijembatan ini sungguh menakjubkan dan rasanya tidak sia-sia datang jauh-jauh kesini. Jembatan ini juga terdapat lantai kaca yang memantang adrenalin untuk berjalan diatasnya wow, berani coba?

Setelah puas menikmati jembatan langit kami pun mengantri kembali untuk turun kembali kebawah. Hari sudah cukup malam akhirnya kami mencari makan dan kembali kepenginapan. 


Datarang Lang - Langkawi

Pagi ini bertepatan dengan Hari Natal ya, selamat natal semua bagi kalian yang merayakan. Nah hari ini kami harus meninggalkan Langkawi yang dijuluki Permata Kedah ini untuk menuju Pulau Pinang alias Penang. Setelah sarapan kami menikmati suasana di Dataran Lang yang berada disamping Pelabuhan Jetty Pulau Langkawi ini, pukul 3 sore kami berangkat menuju Penang dengan kapal ferry yang memakan waktu 3 jam an ini dengan harga tiket sebesar RM 70 yang sudah kami pesan online beberapa hari yang lalu. Untuk jadwal kapal ke Penang sendiri dari Langkawi hanya 2 kali sehari yaitu pukul 10 pagi dan pukul 3 sore. Oh ya buat kalian yang didalam negeri mau travelling cek harga tiket kereta api termurah klik sini ya. 

Sampai Jumpa di Penang atau Pulau Pinang…


Wednesday, December 27, 2017

Perjalanan Darat dan Laut Dari Batam, Johor Ke Langkawi Malaysia

Langkawi - Permata Kedah

Bagi kita yang tinggal di Kota Batam atau yang sedang berada di Batam sangat beruntung karena daerah ini berbatasan langsung dengan Negara Singapore dan Malaysia, sehingga jika ingin berlibur ataupun berkunjung kesana tersedia transportasi laut dan darat yang pastinya harganya lebih hemat daripada menggunakan pesawat kan. Nah libur Natal kali ini aku bersama teman-teman memanfaatkan liburan ke Negara Seberang yaitu Malaysia tepatnya kali ini kami akan mengunjungi Pulau Wisata nan Eksotis Langkawi di Kedah Malaysia dan Kota Tua Warisan Dunia Peninggalan Bangsa Inggris di Penang.

Perjalanan dimulai dari Batam tempat kami bermukim, kami membeli tiket pulang-pergi seharga Rp. 300.000,- dari Pelabuhan Batam Centre menuju Pelabuhan Stulang Laut di Johor Bahru Malaysia. Jadwal keberangkatan yang kami ambil adalah Pukul 14.45 WIB yang mana dikarenakan ini adalah libur panjang kami telah mempersiapkan diri dengan membeli tiket beberapa hari sebelumnya dan melakukan Check In satu hari sebelumnya untuk menghindari kehabisan seat nantinya. Nah sekarang Check In keberangkatan ferry bisa dilakukan by Phone ke kantor Check In yang berada di pelabuhan. Nah benar saja pada hari H ternyata saat kami Check In ulang sekitar 1 jam sebelum keberangkatan di jadwal yang kami inginkan ternyata sudah full seat, untung saja kan sudah Check In sehari sebelumnya sehingga sudah terdata. Siang menuju sore itu tampak sangat ramai di pelabuhan Internasinal Ferry Batam Centre ini, ya jelas saja karena ini adalah libur panjang yang merupakan waktu surganya para pekerja seperti saya ini hehe. Perjalanan ferry menuju Pelabuhan Stulang Laut di Johor Bahru memakan waktu kurang lebih 2 jam.

Setibanya di Stulang Laut kami disambut hujan rintik-rintik di sore hari. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju Terminal Bus Larkin. Nah setelah keluar dari Pelabuhan kami dikarenakan ramai yaitu berlima, maka kami langsung memutuskan untuk share cost naik taxi saja, dan karena berlima kami terpaksa mencari taxi yang besar yang akhirnya sepakat untuk RM 30 menuju Terminal Larkin yang sebenarnya tidak terlalu jauh dari pelabuhan ini. Setibanya di terminal larkin, tampak keramaian orang-orang berlalu lalang membawa koper-koper besar, ini apa pada mau mudik kali ya pikirku. Kami langsung menuju konter Bus KPB Express yaitu bus VIP yang telah aku pesan kira-kira 10 hari yang lalu seharga 390rb, lebih tinggi sekitar 30rb rupiah dari hari-hari normal.


Jadi teringat beberapa hari silam waktu itu kejar-kejaran dengan waktu bolak-balikin situs online buat pesan 5 buah tiket di bus yang sama dengan jadwal keberangkatan malam hari, yup untuk perjalanan jauh  dimusim liburan seperti ini apalagi bepergian lebih dari 1 orang wajib sepertinya hukumnya jika kalian ingin mendapatkan tiket bus memesannya jauh-jauh hari ya, jika tidak terima nasib lah jika tidak kebagian tiket bus. 

Jadwal bus kami adalah pukul 21.30 WIB menuju Kuala Kedah di Kedah, dengan estimasi waktu perjalanan adalah 11 hingga 12 jam perjalanan. Pukul 21.45 kami memulai perjalanan menuju Kuala Kedah. Hujan lebat sepanjang jalan mengiringi perjalanan kami malam itu. Suhu didalam bus empuk berkapasitas 30 orang ini sangatlah dingin, jadi sangat disarankan membawa jaket ataupun kain tebal jika kalian berencana melakukan perjalanan dimalam hari dengan bus yang memakan waktu lama, ya sengaja dipilih bus malam buat menghemat biaya penginapan juga dong hehe.

Bus Johor ke Kuala Kedah
Penampakan Dalam Bus Johor - Kuala Kedah





Disepanjang perjalanan bus berhenti beberapa kali di rest area jadi buat yang ingin buang air atau mencari minum aman koq hehe. Pukul 10 pagi kami baru tida di Kuala Kedah, wak ternyata estimasi maximalnya ya 12 jam perjalanan hehe. Nah kuala kedah sendiri adalah salah satu tempat yang memiliki pelabuhan ferry untuk menyebrang menuju ke Pulau Langkawi, pilihan lainnya yaitu dari Kuala Perlis yang sebenarnya lebih dekat ke Langkawi, namun 10 hari sebelumnya tiket bus menuju kuala perlis sudah habis terjual, the power of long weekend ini. Jadwal ferry menuju Langkawi dari Kuala Kedah ini sendiri setiap jam dimulai dari pagi hingga terakhir pukul 5 sore waktu setempat. Nah untuk tiket ferry ini dengan pertimbangan estimasi kedatangan kami kesini yang masih meraba atau tidak tahu jelas dan karena berfikir ferrynya kan ada setiap jam jadi kami tidak memesan online sebelumnya. Akhirnya kami mendapatkan tiket untuk 2 kali trip berikutnya hehe, seharga RM 23 per orang. Waktu tempuh menuju Langkawi yaitu kurang lebih 1 jam 45 menit. Dan akhirnya tibalah kami di Langkawi, Permata Kedah.

Terminal Ferry Kuah - Langkawi

To Be Continued...