Alun Alun Kota Batu, Labirin dan Air Terjun Coban Rondo Malang - livejournalofasad.com

Wednesday, December 05, 2018

Alun Alun Kota Batu, Labirin dan Air Terjun Coban Rondo Malang

Labirin Coban Rondo - Malang
Siang itu Kota Malang terasa sangat gerah padahal sinar matahari tidak terlalu tampak menyengat tubuh ini, apa ini karna sekujur tubuh belum menyentuh air hari ini alias belum mandi. Ya aku bersama teman-temanku baru saja selesai menikmati keindahan sang Bromo yang hingga saat inipun masih terbayang-bayang keindahan ciptaan sang pencipta yang begitu sempurna itu. Kisah perjalanan Bromo bisa kalian baca disini ya.

Sebuah mobil keluarga telah siap sedia untuk kami kendarai. Yups, aku bersama teman-temanku menyewa mobil untuk perjalanan selanjutnya dimana kami akan berkeliling menikmati beberapa tempat wisata di Malang dan Kota Batu yang terletak berdampingan saja. Sore hari menjelang ketika kami tiba di Kota Batu. Kami akan bermalam di kota ini, pemilik Homestay Samawa telah menelpon kami sedari tadi menanyakan keberadaan kami, namun kami sedikit kebingungan untuk menemukan alamat Homestay yang telah kami pesan beberapa waktu lalu ini. Akhirnya dengan sedikit perjuangan kami berhasil menemukannya dan lokasi Homestay ini sangat dekat dengan alun-alun kota Batu, wah beruntung sekali kami pastinya. Udara dingin menusuk-nusuk sesaat ketika kami menginjakkan kaki keluar rumah tempat kami menginap ini, waktu menunjukkan sekitar pukul 7 malam namun perut tampaknya sudah tidak bisa diajak berkompromi lagi, lapar maksimal genkz hehe, efek cuaca juga sih, koq dingin banget disini ya ? ujarku dalam hati. Tapi ya kota Batu sedari dulu memang terkenal akan udara dinginnya yang menusuk-nusuk. Karena lokasi kami menginap itu tepat di alun-alun kota ini maka untuk mencari makan malam kami cukup berjalan kaki sedikit saja berkeliling. Banyak warung makan bertebaran disekitar kawasan ini. Untuk harga makanan disini memang relatif sedikit lebih mahal, hal itu dikeluhkan oleh teman seperjalanan yang kami kenal sewaktu didalam bus dari terminal Bungurasih menuju Malang tempo hari. Hidup di Batu emang enak, adem, banyak hiburan, wisatanya bagus, tapi makanannya sedikit lebih mahal ujarnya.


Alun - Alun Kota Batu yang Instagramable

Sarapan Pagi - Alun Alun Kota Batu
Pagi hari kami telah bangun dengan malas-malasan. Udara dingin membuat betah berlama-lama dibalik selimut, tidak perlu penyejuk ruangan dan memang tidak ada alat itu dikamar kami hehe. Sebelum explore ke tempat wisata yang telah kami rencanakan sebelumnya, kami menyempatkan diri untuk sarapan pagi dan menikmati udara segar di Alun Alun Kota Batu. Kota yang terletak 90 km sebelah barat daya Surabaya atau 15 km sebelah barat laut Malang ini ternyata memiliki suhu yang dinginnya sekitar 17-25 derajat Celcius, dikarenakan dikelilingi oleh pegunungan, pantas saja buat diriku ini sangat dingin karena di kota asalku di Batam memiliki suhu sekitar 27 hingga 31 derajat celcius loh. Kota Batu dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Malang, yang kemudian ditetapkan menjadi kota administratif pada 6 Maret 1993. Pada tanggal 17 Oktober 2001, Kota Batu ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang, wow.


Alun - Alun Kota Batu

Selanjutnya setelah puas menikmati pagi berkeliling alun-alun Kota Batu, kamipun menuju kawasan Taman Labirin Coban Rondo, jarak tempuhnya sekitar 30 menit jika berkendara dari Alun Alun Kota Batu. Dalam perjalanan menuju kawasan wisata, kita bisa menikmati pemandangan alam berupa perbukitan dan pemandangan Kota Batu dari ketinggian.


Memberi Makan Rusa - Taman Rusa
Sebelum main dan masuk ke Taman Labirin Coban Rondo, kami sempat masuk ke kebun dan memberi makan Rusa. Tampak ramai pengunjung di depan pintu masuk kebun memegang segelas labu air, membuat kami bertanya-tanya awalnya buat apa sih, setelah bertanya ke petugas ternyata labu air ini adalah makanan rusa, dan pengunjung berkesempatan memberi makan hewan ini secara langsung wow, seru ini sepertinya, dan kamipun tidak mau ketinggalan, dengan membeli masing-masing segelas labu air seharga 5 ribu rupiah kamipun langsung masuk menuju kebun dan tiba-tiba dengan sigapnya beberapa ekor rusa langsung menghampiri kami, awalnya kami tampak terkejut dan takut haha. Lalu untuk tiket masuk labirin dikenakan biaya 10 ribu rupiah. Labirin ini cukup luas dan membingungkan loh hehe.

Labirin
Setelah puas berpusing ria di Labirin, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Coban Rondo yang letaknya tidak jauh dari Taman labirin. Akses wisata yang mudah menyebabkan Coban Rondo dikunjungi oleh banyak orang. Dari tempat parkir kita hanya perlu berjalan santai dengan suasana hutan yang asri dan pastinya udara segar menghampiri. Namun kita harus waspada dan berhati-hati saat membawa bungkusan makanan karena banyak monyet liar namun cukup jinak berkeliaran disekitar. Disini juga terdapat banyak tempat makan dan penjualan oleh-oleh.


Coban Rondo

Coban Rondo ini memiliki ketinggian hingga 84 Meter dan berada di ketinggian 1.135 meter dari permukaan laut.  Airnya berasal dari sumber di Cemoro Dudo, lereng Gunung Kawi. Menurut legenda, dahulu katanya ada sepasang pengantin baru yang baru melangsungkan pernikahan. Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi, dan Raden Baron Kusuma yang berasal dari Gunung Anjasmoro. Suatu hari Dewi Anjarwati pengen ketemu sama kedua mertuanya di Gunung Anjasmoro. Orang tua Dewi Anjarwati tidak memberi ijin kedua mempelai untuk pergi karena usia pernikahan mereka baru 36 hari (selapan), dan menurut kepercayaan masyarakat sekitar, pasangan pengantin yang belum melalui masa selapan tidaklah diperbolehkan untuk bepergian jauh, karena sesuatu yang buruk akan menimpa, namun pengantin tersebut tidak mengindahkannya. Di tengah perjalanan, datanglah seorang pria yang mengaku sebagai Joko Lelono. Dan diapun jatuh cinta dengan Dewi Anjarwati dan berniat untuk merebut istri dari  Raden Baron tersebut. Terjadilah perkelahian yang berlangsung sengit, pada akhirnya Raden Baron Kusumo meminta para pengikutnya untuk lari menyelamatkan Dewi Anjarwati menuju kesebuah tempat dekat Coban (air terjun). Akhirnya rombongan ini pun menunggu Raden Baron Kusumo di coban tersebut. Tapi si  Raden Baron Kusumo tidak pernah datang. Pesan dari Cerita Rakyat Coban Rondo ini tentu janganlah kita menganggap remeh nasihat dan pesan dari orang tua kita.


Suasana Hijau Sekitaran Air Terjun Coban Rondo - Model Duo Eka (Eka Handaa & Eka Dewi P)
Setalah puas berkeliling dan menikmati Coban Rondo kami membeli beberapa jenis oleh-oleh disini, mulai dari gantungan kunci hingga beberapa bungkus keripik buah khas Batu dan Malang ini.

Malang dan Batu sungguh kota yang sangat menggoda dan tepat untuk liburan, untuk saja sebelumnya aku mendapatkan tiket pesawat murah menuju kota ini dan aku pasti akan kembali lagi suatu hari nanti. Omong-omong soal pesawat murah kalau aku sih tidak terlepas dari si pegipegi.com.

Pegipegi.com

Aku memilih pegipegi karena banyak banget promonya disini, aku selalu beli menggunakan aplikasinya di HP karena praktis dan mudah tentunya. Cara pesan pesawat di pegipegi ini sangat mudah sih menurut aku, engga ribet. Tinggal pilh rute penerbangan, bisa sekali jalan atau langsung mau pulang-pergi. Langsung muncul tuh berbagai alternative pilihan maskapai. Untuk pembayarannya juga mudah dan tersedia berbagai jenis pilihan, mulai dari Kartu Kredit, Kartu Debit, Transfer Bank, dan bahkan bisa lewat beberapa minimarket yang telah bekerjasama.

Baiklah sekian dulu kisah perjalananku kali ini dan nantikan kelanjutan perjalananku di tulisan berikutnya ya gaess...
See You 
More Fun at |www.livejournalofasad.com



27 comments:

  1. Wagelaseh, kangen banget sama Kota batu dan Malang, sama-sama dingin dan wisatanya keren abisss. Cuma ya itu, harga makanan di Batu lebih mahal. Untuk tiket pesawat aku juga selalu mengandalkan pegi pegi Karena lebih murah dan ada diskonnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantappp, ia nih pegipegi banyak diskonan tiket pesawatnya, keren lah pokoknya pegipegi nih

      Delete
  2. WAAAHH Labirinnya bikin mupeng... kira2 bakalan nyasar gak kalo keliling disitu ? dan ada berapa pintu untuk keluar dari sana kak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe ia kak sempet muter2 juga waktu itu nyari pintu keluarnya pusing juga hehe

      Delete
  3. Batu, Malang ini kota yang ada dalam list destinasi favorit yang pengen aku datangi, sayang gak sempat2 euy. Kebayang aja kotanya sejuk dingin dan asri seperi foto di atas. Sepertinya emang harus diniatin bener ya. Mau ceki2 tiket ah di pegipegi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihii bener banget mba, pas banget buat liburan keluarga loh kesini, yuk ah cek cek di pegipegi nya mba mumpung lagi banyak diskonnnn nih

      Delete
  4. kota Batu emang banyak tempat wisata ya. kemaren kesana belum nyoba kemari

    ReplyDelete
  5. Aku tertarik dengan kota Batu sejak baca buku Iwan Setiawan. Dan labirin dari temen yang disana. Salah satu destinasi tahun depan. Insya Allah. Tulisan yang bagus bang.

    ReplyDelete
  6. Wadaw, dulu ke Batu 2011 cuma ke Jatim Park aja, gak tau kalo punya banyak destinasi kaya gini. hiks hiks
    Apa emang baru dibuat ya?

    ReplyDelete
  7. Tahun 2007 aku pernah kesini, Kota Malang yang penuh kenangan..

    ReplyDelete
  8. Labirinnya bikin pening haha, Malang kotanya bikin betah pisan ya..

    ReplyDelete
  9. Pasti datangnya pas weekend ya? Aku kesana cuma air terjunnya aja yang buka... Pengen balik lagi kesana deh! Pesan tiket lewat pergi-pergi juga ah karena mudah dan murah

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh hayuk kak hunting tiket di pegipegi lagi banyak diskon tuh

      Delete
  10. Dari beberapa tempat wisata, labirin itu yang paling ingin aku datangilah... Waktu ke Surabaya gak cukup waktu untuk pergi ke sana.... Semoga next bisa ke sana lagi. Senang lihat yang hijau-hijau begitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayukkk mbak, hunting tiket murah di pegipegi abiz tu main kesini hehe

      Delete
  11. Coban Rondo ini keren banget sih kalau aku lihat dari foto-foto para wisatawan yang ke sana. Suka sama hutan dan kawasan sekitarnya.

    ReplyDelete
  12. Darii dulu aku pingin banget ke kota batu. Udaranya seger plus tmpat wisatanya baguss
    ini referensi buat aku...
    tks mas tulisannya

    ReplyDelete
  13. Ntah sudah keberapa kali aku pengen ke Kota Batu ini. Dulu tertarik banget karena Kebun Apel dan taman Labirinnya. Baca artikel Asad makin mupeng...

    ReplyDelete

Anyone can give the idea, information or question
Dont Be Shy.....

Featured Post

Ada Desa Perancis di Sun World Ba Na Hills Danang Vietnam