Our social:

Adventure | Traveler | Challenge | Lifestyle

Thursday, November 26, 2015

Trekking Di Dam Duriangkang Batam

Jalan Setapak Yang Di Kelilingi Perkebunan Jagung
Saatnya kembali ke alam, liburan sabtu kali ini saya dan beberapa teman melakukan trekking alias jalan-jalan santai menelusuri keindahan alami alam yang masih terbentang luas di salah satu sudut kota Batam yang mengelilingi sebuah Dam atau Waduk luas yang dinamakan Dam Duriangkang, walaupun musim kemarau akhir-akhir ini membuat salah satu Dam utama penyedia air bersih bagi warga kota Batam ini mengalami penyusutan atau mengering.
Namun semoga dalam waktu dekat dengan datangnya musim penghujan air dam kembali ke kondisi semula.

Titik masuk ke jalur trekking Dam Duriangkang
Baiklah perjalanan pun dimulai, pukul 08.00 WIB kami berkumpul di kawasan Mega Legenda Batam Centre di Kota Batam, dimana tidak jauh didepan area ini ada hutan lindung yang terbentang luas yang mana akan menjadi titik masuk bagi kami yang ingin melakukan trekking perjalanan menelusuri hutan hingga menelusuri Dam tersebut. Perjalanan pun di mulai, sepanjang perjalanan kita benar-benar kembali ke alam, rasanya indah sekali memandang hutan, serta perkebunan yang terbentang luas di depan mata, menghirup udara segar dan alami tanpa diiringi polusi kendaraan bermotor.

Sebenarnya jalur trekking ini tidak hanya dilalui oleh para pejalan kaki, namun juga menjadi jalur para biker alias para pesepeda yang selalu ramai mengunjungi dan melalui tempat ini bila akhir pekan tiba.

Perjalanan pun terus berlanjut

Narsis dulu dong di kebun jagung yang menghijau ini

Tampak hamparan kebun yang masih terbentang luas



Tibalah saatnya kita berada dipersimpangan jalan, ciyee bahasanya. Namun jangan kawatir karena sudah tersedia petunjuk jalan.


Menatap masa depan persediaan air bersih di kota ini
Tibalah kita di tepi danau atau dam duriangkang, saatnya untuk beristirahat sejenak melepas lelah, karena saat melihat aplikasi di telepon genggam tidak terasa sudah berjalan lebih kurang 6 KM. Namun karena sepanjang perjalanan disuguhkan dengan karunia alam yang bergitu indah membuat jarak dan waktu menjadi sirna.


Setelah beristirahat sejenak, perjalananpun dilanjutkan, kali ini kita akan menemui hamparan kebun ubi kayu yang luas.

Pose di kebun ubi

Complete Team



Saat perjalanan pulang, kita akan disuguhkan pemandangan hamparan padang ilalang yang luas terbentang. Tidak terasa saat kembali melirik kembali telepon genggam terlihat angka 13,95 KM jarak yang telah ditempuh, kaget bercampur bahagia, rasa lelah yang ada serasa hilang tergantikan oleh alam yang begitu indah.

Oh iya buat anda yang tidak kuat jalan jauh jangan terlalu kawatir, karena ada beberapa jalur alternatif yang lebih pendek dan singkat namun tetap dengan pemandangan alam yang begitu indah tentunya.



Complete Team : Asad |agus saputra|, Yuni Smart, Rina S                            

8 comments:

  1. Duh iyah qaqa, maklum kita kan new bieee....makasih komen nya qaqa chai-chapcay.com

    ReplyDelete
  2. Semoga dengan berubahnya jadi dotcom ini bisa jadi penyemangat untuk makin rajin ngeblog ;)

    ReplyDelete
  3. iyah mba diannn.....cemungutz ini....makasih supportnya mba dian
    www.adventurose.com

    ReplyDelete
  4. Waduh, model nya muncul, .... http://jalanrina.blogspot.co.id

    ReplyDelete

Anyone can give the idea, information or question
Dont Be Shy.....