Our social:

Adventure | Traveler | Challenge | Lifestyle

Thursday, August 04, 2016

Kisah Dibalik Lagu Resah Payung Teduh


Belakangan ini tiba-tiba saja saya jadi tertarik dengan lagu-lagunya si Payung Teduh, grup band indonesia yang beraliran keroncong dan jazz menurut saya, saya sendiri baru mengenal dan suka dengan lagu-lagunya baru-baru ini saja, padahal grup ini sendiri terbentuk dari tahun 2007 oleh dua orang sahabat yang kabarnya berprofesi sebagai pemusik di teater pagupon yang senang nongkrong bersama dikantin Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, wah seni banget deh pokoknya.

Semua lagu-lagu yang dimiliki dan dibawakan oleh grup ini sangat teduh dan adem sesuai deh dengan nama grup bandnya, saat mendengarnya seakan-akan kita merasa damai dan imajinasi kemana-kemana, buat saya sih hehe. Singkat cerita, dari beberapa lagu yang dimiliki oleh Payung Teduh saya sangat tertarik dengan lagunya yang berjudul 'Resah'. Musik dan iramanya seakan menusuk pori-pori dan membuat fikiran melayang-layang entah kemana plus sedikit merinding saat mendengarkan lagu ini dikamar sendirian menggunakan headset, lah kok bisa ?

Iya bisa, soalnya saat mendengarkan lirik di reff keduanya berbunyi seperti ini liriknya :

"Aku menunggu dengan sabar di atas sini melayang-layang
 Tergoyang angin menantikan tubuh itu"

Sebenarnya saya paling jarang mau memperhatikan lirik lirik lagu dengan maknanya yang dalam, tapi kali ini ada yang sedikit mengganjal sih dengan lirik diatas apalagi kalau disambungkan dengan lirik lirik sebelumnya. Singkat cerita makin penasaran deh akhirnya seaching dan browsing lah semua tentang lagu resah by payung teduh ini, wow....tiba-tiba kaget deh koq banyak yang ngebahas misteri dibalik lagu resah ini, ternyata benar ada yang janggal dengan liriknya dari beberapa artikel yang dapat saya rangkum : "Salah satu personil Payung Teduh yang bernama Aziz Kartiko atau yang sering dipanggil 'Comi' adalah seorang dosen, saat itu dia menceritakan kepada mahasiswanya tentang darimana lirik lagu resah ini berasal, lalu ia memceritakan semua bermula dari pengalaman Comi sendiri saat hiking bersama teman-temannya, nah diceritakan ada salah seorang teman cowoknya yang bercerita bahwa dia lagi ada masalah cinta, lalu ditengah perjalanan, temannya ini hilang, semua mencari kemana-mana, namun tidak ditemukan juga, akhirnya mereka sepakat menunggu dan berharap temannya ini kembali di pos pemberhentian berikutnya, namun setibanya disana pun belum ditemukan juga, mereka terus berusaha, akhirnya pencarianpun berbuah, namun tidak manis tetapi begitu pahit, karena mereka menemukan temannya ini sudah tidak bernyawa gantung diri diatas pohon, dan ternyata dia mengantongi sebuah kertas yang berisi puisi tulisannya, nah penggaan puisi temannya inilah kemudian dimasukkan kedalam lirik lagu Resah ".

Kembali ke lirik lagu resah tadi :


Paraararaa parararara parararara parararara
Parararara parararara huuuuu huhu..

Aku ingin berjalan bersamamu dalam hujan dan malam gelap

Tapi aku tak bisa melihat matamu
(Reff) Aku ingin berdua denganmu di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu tapi aku hanya melihat keresahanmu



Parararara.. Parararara.. Parararara... Pararara…
Parararara.. Parararara.. Huuu.. Huuu…
Aku menunggu dengan sabar di atas sini melayang-layang
Tergoyang angin menantikan tubuh itu
(Reff 2x)

Nah kalau kita lihat dari lirik-lirik diatas sebenarnya kalau lirik di Reff pertama sih tidak terlalu janggal dan aneh menurut saya, kan wajar kalau kekasih ingin berjalan berdua dimalam hari hujan hujanan maksudnya mungkin saja mengharap hujan gerimis kali ya, selanjutnya berdua diantara daun gugur juga romantis banget itu.

Nah saat tiba di Reff kedua ini yang bikin sedikit meringding hihihi...
"Aku menunggu dengan sabar di atas sini
Melayang-layang tergoyang angin menantikan tubuh itu "
Maksudnya apa ya melayang-layang dan menantikan tubuh itu, hihihi, apakah disini artinya sang tokoh yang diceritakan dilirik ini sudah tiada?

Terlepas dari benar tidaknya cerita diatas yang jelas saya sangat suka dengan lagu ini hehe., malah bikin penasaran...


Untuk Full Musiknya disini : https://www.youtube.com/watch?v=4WXDbAP4Im8

6 comments:

  1. Lagunya payung teduh emang banyakan dari puisi, pertama x dengar lagunya, Untuk perempuan yang sedang dalam pelukan, langsung suka ^-^ klo lagu Resah emang rada serem, hiiiiiii..

    ReplyDelete
  2. Biasanya kalo yg terbawa syair lagu itu, sampai berulang2 menyimaknya , sesuai dng kondisi hatinya saat ini loh...biasanya siiiihh

    ReplyDelete
  3. iya ka, lagunya puitis puitis abis dah pokoknya @ekahandaa

    ReplyDelete
  4. nah ia itu kak sar @sarahjalan, terlalu menghayati juga nih kayaknya hehe

    ReplyDelete

Anyone can give the idea, information or question
Dont Be Shy.....