Our social:

Adventure | Traveler | Challenge | Lifestyle

Tuesday, March 22, 2011

Mimpi Yang Terbeli (Travelling to Singapore)


Singapura, tiba - tiba terlintas kembali dipikiranku, karena membaca catatan temenku di facebook yang baru saja mengunjungi dan mengelilingi negara itu, dan naluri berpetualang ku pun kembali diuji, rasanya asik sekali bisa mengunjungi sebuah negara yang sangat maju, yang menawarkan berbagai kemewahan dan kemegahan, serta hiburan yang tiada habisnya.

Yah sekilas aku akan menjelaskan tentang negara tersebut yang sedikit banyak aku ketahui baik dari majalah, televisi, ataupun internet. Sebenarnya Singapura atau mengunjungi singapura bukanlah suatu hal yang sangat langka bagi masyarakat dikota tempat tinggalku, karena notabene nya masyarakat dikotaku juga banyak warga negara singapura yang berbisnis ataupun sekedar liburan mengunjungi sanak saudara, karena dahulu sekitar abad ke 14, pulau Singapura merupakan sebagian dari kerajaan Sriwijaya dan dikenal sebagai Temasek, sehingga saat terpecah belah menjadi masing-masing negara, merekapun terpisahkan oleh batas Negara, padahal jarak antara kedua nya pun sangat dekat sekali.

        
Saat naluri berpetualangku muncul, maka aku bisa menjadi sangat kreatif dan aktif, lalu mulailah aku kembali menelusuri dan mencari berbagai macam informasi tentang Negara itu, mulai dari transportasinya, makanannya, suku dan kebiasaan nya serta yang pasti tempat-tempat hiburan yang harus aku kunjungi.

Segala persiapan aku lakukan, dari mulai berburu tiket ferry yang promo, dan kebetulan saat itu ada salah satu perusahaan pelayaran kapal ferry yang baru launching dan menawarkan tiket promo, yang ditawarkan hanya S$10 untuk tiket PP..wow fantastis, aku langsung sangat bersemangat dan sangat tertarik untuk segera mewujudkan mimpi-mimpi itu, lalu satu hal yang hampir aku lupakan, yaitu teman….ya aku tentu harus mempunyai teman perjalanan yang akan menemaniku nanti, karena aku akan mengunjungi sebuah daerah yang sangat asing bagiku, mulai dari bahasanya, tutur kata, tingkah laku, budaya, dan lain sebagainya, karena singapura dapat disebut sebagai Negara pendatang, maka tidak heran berbagai macam suku bangsa dari belahan dunia ada di situ, luar biasa rasanya aku bisa berinteraksi dan mengenal mereka secara langsung, rasanya sudah tidak sabar lagi ingin segera menginjakkan kaki disana.

Setelah mencari dan mengajak teman-temanku untuk bersama-sama mengunjungi Negara tersebut, akhirnya aku menemukan seorang teman yang mau dan tertarik untuk kesana juga, maka rasanya mimpi itu sudah dekat sekali, dan akupun sudah sangat tidak sabar lagi, ahirnya ditentukan lah waktu keberangkatan yang kami sepakati, dan booking hostel pun sudah aku lakukan dengan system online namun juga masih menunggu konfirmasi selanjutnya, aku tetap menunggu dengan sabar.

Semuanya telah aku rencanakan jauh-jauh hari.
Namun siang itu tiba-tiba saja aku mendapat kabar bahwa partnerku yang akan menemankui ke negeri seberang membatalkan niatnyan hm aku menarik nafas panjang.

                 Untuk sesaat aku merasa shock dan kecewa sekali, ya walaupun sebenarnya dia telah berkonsultasi padaku, namun aku memberikan saran untuk tidak memaksakan diri, karena di pikir-pikir buat apa kalau berlibur namun diri kita tidak gembira ya kan...untuk sesaat aku agak bingung dan takut, akankah impianku yg telah sejak lama aku rencanakan akan aku tunda kembali. Akhirnya aku berkonsultasi dengan temanku yang sudah pernah melakukun perjalanan kesana sebelumnya, dan yang membuatku kaget, dia juga pernah mengalami kejadian seperti yg aku alami, namun beruntungnya dia masih punya seorang teman lagi untuk melanjutkan rencananya, karena sejak awal mereka berencana bertiga.

Setelah bercerita panjang lebar lalu temanku berkata sesuatu yg sangat mengejutkan dan kembali membangkitkan semangatku, dia berkata apapun yg terjadi 'show must go on'. Lalu gairahku kembali, dan aku memutuskan utuk berangkat seorang diri kesana, toh banyak koq backpackers2 dunia yg memang melakukan perjalanan seorang diri...

Aku lalu segera browsing mengutak-atik emailku utuk kembali mencari penginapan dan mengkonfirmasinya untuk bemalam di negri singa itu.. Detik demi detik berlalu, menit berganti dan waktu terus bergulir tanpa terasa jam demi jam pun tlah terlewati dan semakin mendekati hari perjalananku yg pertama kalinya keluar negri.

Namun setelah berkonsultasi kembali dgn temanku akhirnya dikarenakan sedikit keraguan dan ketakutanku akhirnya aku memutuskan untuk perjalanan ke negri seberang untuk yg pertama ini aku membawa serta temanku ini sebagai petunjuk jalan serta menemaniku, namun tentu harus ada sedikit pengorbanan untuk itu hehe, ya skalian reunianlah, karena dia adalah teman masa-masa STM ku dulu, ya itu berarti masa-masa 6 - 8 thn yg lalu, sekilas masa-masa itu terngiang diingatanku dan aku merasa dekat sekali, dan seperti baru berlalu kemarin.....

Akhirnya hari ‘H’ pun tlah tiba, Pagi itu akupun bangun dan mempersiapkan diri dengan sangat riang gembira, berbeda sekali seperti hari-hari biasanya saat aku akan berangkat untuk bekerja. Temen ku ternyata sudah duluan sampai dan menungguku di pelabuhan ferry.

Singkat cerita akhirnya akupun tiba di Singapura, yah sebuah Negara yang sangat berkesan dan berarti bagiku, proses imigrasipun dapat aku lewati dengan sangat mudah, karena memang wisatawan dari Indonesia bukanlah hal yang asing bagi mereka warga singapura, terlebih yang berasal dari kota ku, Batam.

Karena aku ditemani oleh temanku yang sudah pernah ke negri ini sebelumnya, jadi kami tidak mendapat hambatan yang begitu berarti untuk mencapai tujuan-tujuan yang kami inginkan, yah transportasi di sana pun sangat nyaman dan mudah untuk digunakan, untuk pertama kalinya dalam hidupku aku bisa merasakan naik kereta cepat yang beroperasi di bawah tanah, wow sungguh teknologi yang luar biasa.

Petualangan dimulai….

                Dengan kereta cepat MRT aku mulai menelusuri setiap sudut kota di Negara itu, rasanya sangat luar biasa, bebagai suku bangsa aku temui di dalam kereta itu, dan luar biasanya mesin pembicara otomatis dan papan petunjuk di kereta itu dilakukan dalam 4 bahasa yang berbeda, yaitu Inggris, Melayu, Mandarin serta India, wow sayangnya aku hanya mengerti dalam satu bahasanya saja.
Tujuan pertamaku menelusuri kereta kearah timur dan akhirnya aku menemukan yang dinamakan 

SINGAPORE EXPO

Bersambung…


2 comments:

  1. Kapan part 2-nya ?! Keburu punya aku kelar duluan. Heheheheheee.....

    ReplyDelete
  2. hahaha..ia lg in progress,,..sabar yah chai...maklum sok sibuk hehe..

    ReplyDelete

Anyone can give the idea, information or question
Dont Be Shy.....